Grand Final Proliga 2026: Gagal Comeback dari LavAni, Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi Pilih Fokus Hadapi Laga Kedua

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Duel panas di laga perdana Grand Final Proliga 2026 harus berakhir pahit untuk juara bertahan, Jakarta Bhayangkara Presisi.

Menghadapi LavAni di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jakarta Bhayangkara Presisi harus mengakhiri laga dengan kepala tertunduk.

Sama-sama turunkan skuad terbaiknya laga perdana grand final Proliga 2026 di sektor putra ini berjalan sengit sejak awal set pertama.

Jakarta Bhayangkara Presisi (putih) melawan LavAni di final four Proliga 2026.
Sumber :
  • PBVSI

Jakarta Bhayangkara Presisi yang mengandalkan duo Bardia Saadat dan Martin Atanasov bahkan berhasil unggul diawal laga.

Namun, secara mengejutkan LAvAni berhasil bangkit dan merebut set yang pertama lewat performa apik Georg Grozer.

Anak asuh Reidel Toiran sebenarnya berhasil bangkit dan merebut set yang kedua.

Sayangnya tensi tinggi yang terjadi pada awal set yang ketiga membuat para pemain Jakarta Bhayangkara Presisi kehilangan kepercayaan diri.

Sebaliknya, situasi tersebut langsung dimanfaatkan dengan baik oleh LavAni yang bermain lebih menekan pada dua set berikutnya.

LavAni di Final Four Proliga 2026
Sumber :
  • PBVSI

Alhasil, lewat performa apik dari Boy Arnez dan Taylor Sanders, LavAni pun sukses menutup laga dengan kemenangan 3-1 (25-22, 23-25, 25-16 dan 25-18).

Seusai laga pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran mengatakan kalau timnya mampu memberikan perlawanan pada dua set awal.

"Kita mampu memberikan perlawanan hanya dua set. Setelah itu set ketiga dan keempat kita kalah," ujar Toiran.

Hasil ini pun membuat Jakarta Bhayangkara Presisi kini harus berjuang meraih kemenangan pada laga kedua.

Dengan sistem Best of Three, kedua tim akan kembali berjumpa pada laga kedua grand final Proliga 2026 Sabtu (25/4/2026).

Jakarta Bhayangkara Presisi di final four Proliga 2026
Sumber :
  • PBVSI

Kemenangan menjadi hal yang wajib untuk Jakarta Bhayangkara Presisi dei bisa mengukir sejara meraih gelar juara Proliga tiga musim beruntun.

Hal itu juga yang menjadi fokus utama dari kapten tim Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar.

Kapten tim Bhayangkara, Nizar Zulfikar menegaskan kekalahan timnya ini sudah selesai. 

"Kita sekarang berpikir pertandingan ke depan," tambah Nizar.

Disisi lain, LavAni hanya perlu satu kenangan lagi untuk bisa mengunci gelar juara Proliga 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tegaskan Tak Ada Rencana Pertemuan dengan AS di Islamabad
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
441 Jemaah Haji Kloter 5 Cirebon Dilepas Haru
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Inseminasi Buatan Jadi Jurus Kejar Swasembada Daging dan Susu Nasional
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polda Banten Tanam 1.000 Mangrove di Cilegon untuk Cegah Abrasi
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mendagri Bongkar Strategi Tingkatkan Kinerja Daerah: Kompetisi dan Reward Jadi Senjata
• 9 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.