Penulis: Ibnu Mubarak
TVRINews, Kota Banjarbaru
Dalam upaya memberikan edukasi mengenai ketahanan pangan, Bulog Kalimantan Selatan membuka pintu gudang beras bagi kunjungan siswa pada Jumat, 24 April 2026. Selain memberikan wawasan terkait proses logistik, Bulog juga memastikan bahwa stok pangan di wilayah Kalimantan Selatan saat ini berada pada level yang sangat aman.
Kepala Bulog Kalsel, Muh Said Akbar, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengedukasi para siswa mengenai realitas swasembada pangan yang tengah dicapai Indonesia saat ini.
“Hari ini temen-temen dari SMK Pertanian kami ajak untuk menyaksikan bahwa swasembada pangan itu nyata. Jadi pemerintah telah berhasil mengumpulkan stok sebanyak 4,8 juta ton dan perkiraan sampe nanti Juli kita akan memecahkan rekor di 5 juta ton,” jelasnya.
Bagi para siswa, kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang untuk melihat tumpukan stok beras secara langsung, tetapi juga menjadi ruang diskusi intensif mengenai sistem pangan nasional. Para siswa tampak antusias menanyakan berbagai hal, mulai dari proses pengadaan, sistem penyimpanan, hingga mekanisme distribusi pangan kepada masyarakat.
“Kunjungan wisata kali ini sangat bersangkutan dengan pembelajaran yang kami pelajari di sekolah,” kata salah satu siswi SMK PP Banjarbaru, Emelia Rahmah.
Berdasarkan paparan dari Bulog Kalsel, stok pangan nasional saat ini telah menyentuh angka 4,8 juta ton dan diprediksi akan menembus angka lima juta ton pada Juni mendatang. Capaian ini diklaim sebagai rekor tertinggi dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Adapun khusus untuk wilayah Kalimantan Selatan, stok pangan yang tersedia saat ini tercatat berada di kisaran 19 ribu ton.
Editor: Redaksi TVRINews





