Kenapa Anak Muda Sekarang Lebih Pilih Jualan daripada Cari Kerja?

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Membuka usaha sendiri kini bukan lagi sekadar impian sampingan bagi banyak anak muda Indonesia. Memasuki 2026, tren hidup mandiri lewat bisnis kecil justru semakin kuat, ditandai dengan tingginya rasa percaya diri para pelaku usaha untuk berkembang.

Survei terbaru CPA Australia menunjukkan 86 persen usaha kecil di Indonesia optimistis bisnis mereka akan tumbuh tahun ini. Angka tersebut menjadi tingkat kepercayaan tertinggi sejak 2019 dan memperlihatkan semangat baru di kalangan pemilik usaha lokal. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!

Baca Juga :
AI Bikin Dunia Usaha Harus Beradaptasi Cepat, Transformasi Bisnis Otonom Didorong
Pakai Standar Internasional, Tracon Industri Catat Operasional 23 Juta Jam Tanpa Kecelakaan Kerja

Tak hanya soal bisnis pribadi, pandangan terhadap ekonomi nasional juga terbilang positif. Sebanyak 71 persen responden meyakini ekonomi Indonesia akan terus bertumbuh, lebih tinggi dibanding rata-rata kawasan Asia-Pasifik yang berada di angka 65 persen.

Optimisme ini tak lepas dari perubahan gaya berbisnis yang semakin modern. Banyak pelaku usaha kini mulai memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan diri ke pelanggan, mulai dari sistem pembayaran digital, promosi online, hingga layanan berbasis aplikasi.

“Imbal hasil investasi teknologi yang kuat dan cepat terus mendorong tingginya tingkat adopsi digital,” ujar Priya Terumalay, Regional Head CPA Australia untuk Asia Tenggara, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 25 April 2026. 

Sepanjang 2025, sebanyak 72 persen usaha kecil di Indonesia mengaku penggunaan teknologi membantu meningkatkan keuntungan usaha mereka. Angka ini jauh di atas rata-rata hasil survei kawasan yang berada di 56 persen.

Namun, perubahan gaya hidup digital ini juga membawa tantangan baru. Salah satunya ancaman keamanan siber yang mulai dirasakan pelaku usaha kecil. Sebanyak 49 persen responden mengaku pernah mengalami kerugian waktu maupun finansial akibat serangan digital sepanjang tahun lalu.

“Sebagai bagian dari investasi teknologi mereka, usaha kecil juga harus berinvestasi dalam langkah-langkah perlindungan yang memadai guna meminimalkan risiko siber,” Priya mengingatkan.

Menariknya, wajah dunia usaha kecil Indonesia juga semakin muda. Sebanyak 57 persen responden pemilik usaha berusia di bawah 40 tahun, menjadi proporsi tertinggi dibanding negara lain dalam survei tersebut.

Fenomena ini menunjukkan bahwa generasi muda kini makin nyaman menjadikan bisnis sebagai pilihan gaya hidup. Mereka cenderung lebih berani mengambil risiko, lebih cepat beradaptasi dengan tren digital, dan punya ambisi besar memperluas pasar.

Baca Juga :
Perluas Target Pasar Anak Muda, Begini Strategi Kalbe Consumer Health & Komix Herbal
Komitmen Lion Parcel Wujudkan Dukungan dan Lingkungan Kerja Suportif Bagi Kurir Perempuan
Cari Kerja Makin Susah, 8 dari 10 Pelamar Kini Mulai Putus Asa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Divonis 7 Tahun Penjara, Ammar Zoni Tunjuk Tim Kuasa Hukum Baru
• 4 jam lalucumicumi.com
thumb
Ini Perbedaan Haji Reguler, Haji Plus, dan Haji Furoda, Lengkap dari Biaya hingga Waktu Tunggu Keberangkatan!
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Sebanyak 335 Calon Haji Asal Kabupaten Agam Siap Berangkat pada Musim Haji 2026 dalam Dua Kloter
• 13 jam lalupantau.com
thumb
TNI Tingkatkan Kewaspadaan Usai 4 Prajurit Tewas di Lebanon
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Jenis Pelukan dan Maknanya
• 21 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.