Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa proses restrukturisasi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah selesai dilakukan. Saat ini, Pemerintah hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyampaikan hasil rinciannya kepada publik.
Menurut Purbaya, keputusan mengenai restrukturisasi ini telah dikomunikasikan secara langsung kepada mitra proyek. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga kepercayaan internasional, sekaligus menjadi bahan evaluasi mendalam terhadap fenomena pembengkakan biaya yang sempat terjadi pada tahap awal pembangunan.
Dalam keterangannya, Purbaya menekankan bahwa penyelesaian restrukturisasi ini sangat krusial bagi hubungan jangka panjang antara Indonesia dan Tiongkok. Ia mengungkapkan telah bertemu langsung dengan Menteri Keuangan Tiongkok untuk memberikan kepastian mengenai status proyek ini.
"Kemarin saya ketemu Menteri Keuangan Tiongkok. Kan ini berhubungan dengan hubungan jangka panjang antara Indonesia dengan Tiongkok. Kan saya bilang ke Menteri Keuangan Tiongkok sudah diputuskan, tinggal diumumkan," tutur dia.
Baca juga: Cek Fakta: APBN Hanya Cukup untuk 3 Bulan
Selain soal investasi, proyek Kereta Cepat Whoosh dianggap sebagai simbol kapabilitas dan kredibilitas Indonesia di kancah global. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap proyek-proyek besar agar dapat terlaksana dengan baik dan sesuai target demi menjaga kredibilitas bangsa di mata dunia internasional.
Purbaya kembali menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini bukan sekadar urusan teknis investasi, melainkan pembuktian bahwa Indonesia adalah mitra kerja sama yang dapat diandalkan dan konsisten dalam menjalankan perjanjian internasional.




