London: Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan bahwa Israel kini menjadi “ancaman langsung terhadap keamanan global” di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Berbicara di University of Oxford saat kunjungan resmi ke Inggris, Jumat, 24 April 2026, Fidan menilai perang Iran yang dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel telah memberikan “pukulan berat bagi kemakmuran, keamanan, dan stabilitas global.”
“Ancaman sistemik Israel untuk mendestabilisasi kawasan telah melampaui batas lokal dan kini menjadi ancaman langsung terhadap keamanan global,” ujarnya, dilansir dari Antara, Sabtu, 25 April 2026.
Fidan menyerukan respons kolektif dari komunitas internasional, dengan menekankan bahwa batas antara krisis regional dan global kini semakin kabur.
Ia juga menyoroti meningkatnya peran negara-negara kekuatan menengah, yang menurutnya memiliki posisi strategis secara geografis, kapasitas diplomatik, serta kemauan politik untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas.
Menurut Fidan, konflik yang belum terselesaikan harus dipandang sebagai sumber ketidakstabilan jangka panjang dan berpotensi menjadi “bom waktu”, sehingga diperlukan solusi berkelanjutan untuk meredakan ketegangan.
Selain itu, ia mendorong reformasi kelembagaan global serta pembentukan tatanan regional di Timur Tengah yang berbasis kerja sama, bukan dominasi.
Fidan menegaskan bahwa perubahan geopolitik saat ini tidak lagi dapat dikelola dengan pendekatan lama.
“Ini bukan lagi soal apakah tatanan lama sudah usang, tetapi siapa yang akan membentuk tatanan baru dan dalam kondisi seperti apa,” ujarnya, seraya menyatakan keyakinan bahwa masa depan yang damai dan sejahtera masih dapat dicapai.
Baca juga: Teror dan Pembunuhan dari Israel Gagal, Persatuan Iran Justru Makin Kuat




