tvOnenews.com - Performa gemilang kembali ditunjukkan pemain keturunan Indonesia, Dean Zandbergen, di kompetisi sepak bola Belanda.
Striker berdarah Depok itu tampil luar biasa di akhir musim dan sukses mencuri perhatian publik.
Penyerang berusia 24 tahun tersebut menjadi aktor utama saat memperkuat VVV Venlo dalam laga penutup musim.
- Instagram @vvv_venlo_1903
Ia mencetak dua gol penting yang membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Almere City.
Penampilan impresif itu membuat Zandbergen dinobatkan sebagai Man of the Match.
Ketajamannya di lini depan semakin menegaskan kualitasnya sebagai striker yang sedang berada dalam performa terbaik.
Tak hanya bersinar di satu laga, Zandbergen juga menunjukkan konsistensi sepanjang musim 2025/2026. Ia mencatatkan 35 penampilan dengan torehan 15 gol dan tiga assist di kompetisi liga.
- Instagram @vvv_venlo_1903
Kontribusi tersebut turut membantu VVV Venlo menutup musim di papan tengah klasemen dengan koleksi 45 poin.
Catatan ini menjadi bukti bahwa Zandbergen bukan sekadar tampil sesaat, tetapi mampu menjaga performa secara stabil.
Performa apik ini pun langsung dikaitkan dengan peluangnya memperkuat Timnas Indonesia.
Nama Zandbergen semakin sering disebut sebagai kandidat kuat dalam program naturalisasi pemain diaspora.
- Instagram @vvv_venlo_1903
Dengan naluri mencetak gol yang tajam dan konsistensi tinggi, kehadirannya dinilai bisa menjadi solusi bagi lini depan skuad Garuda yang masih mencari sosok striker produktif.
Menariknya, di tengah performa cemerlangnya, sepak bola Belanda sedang diramaikan isu administrasi pemain yang dikenal sebagai Paspoortgate.
Polemik ini melibatkan sejumlah pemain diaspora terkait status paspor mereka. Namun, situasi tersebut tidak membuat Zandbergen goyah.
Dalam wawancara bersama FC Afkicken, ia justru mengungkapkan pandangan yang cukup santai.
- Instagram @vvv_venlo_1903
Ia mengaku tidak terlalu terbebani karena belum memiliki paspor tersebut, bahkan melihatnya sebagai keuntungan tersendiri di tengah situasi yang sedang panas.
“Aku justru senang bahwa aku belum memiliki paspor itu, karena jika sudah, kamu juga akan menghadapi semua keributan,” tegas Zandbergen.




