Kemenkes dan RSUP Wahidin Gelar WISE 2026, Fokus Pengendalian Penyakit Jantung

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Simposium kesehatan internasional bertajuk WISE 2026 Symposium digelar oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun ke-33 RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Berlangsung di Lantai 8 Gedung Perawatan Ibu dan Anak dan pada 25 April 2026.

Mengusung tema “Advancing Comprehensive Cardiovascular Care”, simposium ini membahas perkembangan terbaru dalam penanganan penyakit kardiovaskular secara menyeluruh.

Fokus utama diarahkan pada integrasi layanan mulai dari promotif, preventif, deteksi dini, hingga tindakan medis berbasis teknologi terkini.

Direktur Utama RSUP Wahidin, dr. Annas Ahmad, Sp.B, FICS, menegaskan bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi baik di dunia maupun di Indonesia.

“Beban pembiayaan kesehatan untuk layanan jantung merupakan yang terbesar, disusul oleh penyakit ginjal dan hipertensi,” ucapnya.

Oleh karena itu, pendekatan komprehensif dinilai penting, tidak hanya berfokus pada tindakan di ruang operasi, tetapi juga pada upaya pencegahan dan edukasi masyarakat.

“Ke depan, kami tidak hanya mengandalkan teknologi intervensi, tetapi juga akan memperkuat kampanye promotif dan preventif agar masyarakat terhindar dari peningkatan kasus kardiovaskular,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya angka kunjungan pasien jantung di rumah sakit sebagai indikator urgensi penanganan yang lebih sistematis.

Ketua Panitia, dr. Marsella Wahyuni Olii, M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 1.100 peserta secara hybrid, baik luring maupun daring.

Menurutnya, simposium ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tidak hanya di internal rumah sakit, tetapi juga secara nasional melalui implementasi ilmu yang diperoleh peserta di tempat kerja masing-masing.

“Kami menghadirkan pembicara nasional dan internasional dengan materi yang mencakup berbagai bidang seperti cardiac surgery, adult cardiology, pediatric cardiology, hingga nursing cardiology,” ucapnya.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembaruan terkait inovasi teknologi medis dan praktik klinis terkini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kardiovaskular semakin meningkat.

“Simposium WISE 2026 juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem kesehatan nasional dalam menghadapi tingginya beban penyakit jantung, sekaligus mendorong transformasi layanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan berstandar global,” ucapnya.

Salah Seorang Pemateri, Marvin D. Martinez, MD menjelaskan tentang Next-Generation Cardiac Surgery: Clinical Applications and Outcomes of Robotic Assisted Procedures.

Ia menjelaskan jika pentingnya pemantauan hemodinamik sebagai dasar pengambilan keputusan klinis, bukan sekadar observasi. Selain itu, penggunaan teknologi seperti Transesophageal Echocardiography (TEE) dan pemantauan noninvasif lanjutan.

“Ini dinilai saling melengkapi dalam mendukung anestesi jantung yang lebih terpersonalisasi dan efektif,” ucapnya.

Tak hanya itu, pendekatan modern seperti Enhanced Recovery After Surgery (ERACS), Patient Blood Management (PBM), penggunaan analgesia hemat opioid, serta dukungan digital disebut menjadi arah baru praktik kedokteran saat ini.

Simposium ini juga menampilkan inovasi seperti teknik bedah berbantuan robotik dalam pengambilan graft pembuluh darah, yang diharapkan mampu meningkatkan hasil klinis sekaligus mempercepat pemulihan pasien. (wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Naik Rp20 Ribu, Emas Antam Akhir Pekan Ini Dijual Rp2.825.000 per Gram
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Meyden Ungkap Alasan Menikah Cepat, Kini Menyesal Sang Ayah Meninggal dalam Kesendirian
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Ramalan Zodiak Karier 26 April 2026: Leo Bersinar, Pisces Harus Lebih Percaya Diri
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Alasan Persija, PSM, hingga Bhayangkara FC Bisa Buyarkan Ambisi Hattrick Juara Persib Bandung
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Anggota MPR Himmatul Aliyah Dorong Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Jaga Pancasila
• 6 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.