Militer Iran Peringatkan AS, Bakal Bereaksi jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Para demonstran pro-pemerintah meneriakkan slogan-slogan sambil memegang bendera Iran dan poster Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei dalam sebuah pertemuan setelah pengumuman gencatan senjata selama dua minggu dalam perang dengan Amerika Serikat dan Israel, di Lapangan Enqelab-e-Eslami, atau Lapangan Revolusi Islam, di Teheran, Iran, Rabu, 8 April 2026. (Sumber: AP Photo/Vahid Salemi)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Markas Pusat Angkatan Bersenjata Iran atau Khatam Al-Anbiya menuntut Amerika Serikat (AS) segera mengakhiri blokade di Selat Hormuz. Militer Iran menegaskan pihaknya akan merespons secara tegas jika AS tidak segera mengakhiri blokade.

Militer AS diketahui memblokade akses menuju pelabuhan di Iran sejak 13 April lalu. Blokade ini menjadi bagian dari upaya Presiden AS Donald Trump agar Iran mengakhiri blokade di Selat Hormuz dan kembali ke meja perundingan.

"Jika militer AS yang agresif meneruskan blokade, pembajakan, dan premanisme maritim di kawasan, mereka akan menuai reaksi dari Angkatan Bersenjata Iran yang kuat," demikian pernyataan Khatam Al-Anbiya dikutip PressTV, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga: Trump Perintahkan Militer Bersihkan Ranjau Iran di Selat Hormuz, Bisa Makan Waktu 6 Bulan

Militer Iran menegaskan pihaknya masih memiliki kekuatan untuk mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional negara tersebut.

Selain itu, militer Iran menyatakan AS telah merasakan kapabilitas Teheran selama perang yang dimulai sejak 28 Februari 2026 lalu.

"Kami siap dan bertekad memberikan kekalahan yang semakin parah kepada agresor Amerika-Zionis jika terjadi pelanggaran lanjutan," demikian pernyataan militer Iran.

Sebelumnya, pemerintah Iran menyatakan blokade yang diterapkan AS di Selat Hormuz tidak sah dan sekaligus melanggar gencatan senjata.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan blokade oleh AS menjadi pelanggaran komitmen gencatan senjata oleh Washington. Pezeshkian juga menyebut blokade ini menjadi hambatan utama berlanjutnya perundingan kedua pihak.

Baca Juga: Donald Trump Kirim Utusan ke Pakistan, Gedung Putih: Kami Ingin Mendengar Iran

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • blokade selat hormuz
  • selat hormuz
  • militer iran
  • perang iran
  • iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antusias Penonton Warnai Kejuaraan Muay Thai Piala Wali Kota Surabaya
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Poin Sama! Borneo FC Pepet Persib Usai Bantai Semen Padang di Samarinda
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Penicillin sebagai Penemuan Besar yang Menyelamatkan Jutaan Nyawa
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Batam Jadi Tulang Punggung Investasi Kepulauan Riau di 2026
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Borong 2 Penghargaan di NGA 2026, Gubernur Ansar: Birokrasi Cepat dan Digital Umpan Utama Investasi
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.