Jakarta, VIVA – Agen produk teknologi tekstil dan garmen berkualitas tinggi, PT Agansa Primatama, menegaskan pendekatan integrasi teknologi industri tekstil dari hulu ke hilir, yang diusung melalui pameran IndoIntertex 2026 di Jakarta International Expo (JI-Expo) Kemayoran, Jakarta.
Direktur PT Agansa Primatama, Andreas S. Pangestu menyampaikan, keikutsertaan Agansa dalam ajang pameran industri tekstil dan garmen berskala besar di Asia Tenggara ini, kembali menjadi tolok ukur perkembangan teknologi serta peluang bisnis di sektor tekstil.
"Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri saat ini, kami melihat bahwa dukungan serta kolaborasi yang erat bersama para prinsipal yang turut serta, menjadi bagian penting dalam memungkinkan kami menghadirkan solusi yang semakin relevan dan bernilai," kata Andreas dalam keterangannya, Sabtu, 25 April 2026m
- Dok: Epson Indonesia
Berlangsung selama empat hari pameran, booth Agansa yang berada di Hall A3 Booth M1 & N1 menjadi salah satu destinasi utama bagi pengunjung, yang ingin mengetahui solusi terintegrasi serta teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Berbeda dengan sekadar display mesin konvensional, Agansa kali ini menegaskan pendekatan integrasi teknologi dari hulu ke hilir. Didukung oleh 22 principal global, Agansa menghadirkan berbagai inovasi yang mencakup seluruh rantai industri tekstil.
Yakni mulai dari spinning, knitting, weaving, dyeing, printing & finishing, utilities, hingga advanced materials, sehingga memberikan solusi yang lebih komprehensif dan terintegrasi bagi kebutuhan industri.
"Pendekatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang mencari solusi terintegrasi untuk menghadapi dinamika industri," ujar Andreas.
Selain itu, Agansa menghadirkan konsep booth dengan tema comfort, connection, dan sustainable innovation. Konsep ini menciptakan suasana yang lebih interaktif dan nyaman, sehingga pengunjung dapat berdiskusi lebih mendalam dalam lingkungan yang representatif.
"Karena itu, fokus kami di Indointertex 2026 bukan sekadar menghadirkan produk, tetapi memberikan solusi yang relevan, aplikatif, dan berkelanjutan," ujarnya
Agansa mencatat tingginya antusiasme pengunjung terhadap solusi yang ditawarkan, khususnya teknologi yang mendukung efisiensi produksi dan keberlanjutan. Hal ini mencerminkan arah industri yang semakin fokus pada integrasi teknologi dan optimalisasi proses produksi.





