PAM Jaya Gencarkan Sosialisasi Penghentian Air Tanah di Tanjung Priok demi Cegah Jakarta Tenggelam

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PAM Jaya bersama Komunitas Warga Jaga Jakarta melakukan sosialisasi penghentian penggunaan air tanah di Tanjung Priok, Jakarta Utara, guna mendorong masyarakat beralih ke air perpipaan.

Kegiatan ini sekaligus memberikan edukasi terkait kemudahan berlangganan layanan air bersih bagi warga setempat.

Dampak Serius Penggunaan Air Tanah

Pemerhati lingkungan Rachman Susanto Batjo menegaskan bahwa penggunaan air tanah secara berlebihan menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan keselamatan kota.

Ia menyampaikan, "Penggunaan air tanah secara terus-menerus berdampak serius bagi kesehatan dan keselamatan kota."

Penurunan muka tanah di Jakarta tercatat mencapai 5 hingga 10 sentimeter per tahun, bahkan di sejumlah lokasi bisa mencapai 15 sentimeter per tahun.

Ia memperingatkan, "Jika tidak segera dihentikan, ancaman Jakarta tenggelam pada 2050 bukan sekadar isu, melainkan nyata."

Penggunaan air tanah berlebihan menyebabkan lapisan tanah menjadi kosong sehingga memicu intrusi air laut.

Akibatnya, air tanah berubah menjadi payau atau asin dan tidak layak digunakan oleh masyarakat.

Kondisi tersebut juga memicu erosi serta korosi pada struktur bangunan di wilayah terdampak.

Selain itu, penurunan permukaan tanah turut memperparah banjir rob yang kerap terjadi di kawasan pesisir Jakarta.

Upaya PAM Jaya Perluas Layanan Air Bersih

Pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk membatasi hingga menghapus penggunaan air tanah di wilayah DKI Jakarta.

Saat ini sekitar 82 persen wilayah Jakarta telah terjangkau jaringan perpipaan PAM Jaya.

PAM Jaya menargetkan cakupan layanan air bersih dapat mencapai 100 persen bagi seluruh warga Jakarta.

Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya Gatra Vaganza menyampaikan komitmen perusahaan dalam menyederhanakan birokrasi layanan.

Ia mengatakan, "Kami terus berinovasi agar layanan air bersih dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat dengan proses yang tidak berbelit-belit."

Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada warga dengan penjelasan prosedur pendaftaran layanan.

Ia menyampaikan, "Kami memberikan sosialisasi langsung dan menjelaskan tata cara pendaftaran dan mendengar masukan dari warga secara langsung."

PAM Jaya juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan demi meningkatkan kualitas layanan.

Tujuan utama dari langkah ini adalah mewujudkan kedaulatan air bersih bagi seluruh warga Jakarta.

PAM Jaya menyediakan prosedur berlangganan yang transparan dan cepat untuk memudahkan masyarakat.

Ia menyampaikan, “Bahkan, tersedia program sambungan gratis bagi rumah tangga sederhana dan fasilitas sosial dengan persyaratan yang sangat mudah.”


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalanan di Bandung
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Barasuara dongkrak pengunjung Nipah Park tembus 11 ribu
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Latihan CENTAM Guardian 2026 Digelar di El Salvador
• 11 jam laludetik.com
thumb
Perusahaan Pinjol Pecat DC yang Kerjai Damkar Semarang
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Kepala BGN Jelaskan Pengadaan Layanan Video Conference Rp5,7 Miliar: MBG Butuh Koordinasi Cepat
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.