JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada tanggal 26 April. Diantaranya Ki Hajar Dewantara dan Ustadz Jefri Al Buchori tutup usia.
Guna mengingat dan menambah wawasan sejarah lainnya yang terjadi pada 26 April, Okezone telah merangkum beberapa di antaranya, sebagaimana dinukil dari Wikipedia, Minggu (26/4/2026).
1959 – Meninggalnya Ki Hajar Dewantara
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, sejak 1922 menjadi Ki Hadjar Dewantara atau Ki Hajar Dewantara, beberapa menuliskan bunyi bahasa Jawa-nya dengan Ki Hajar Dewantoro; lahir di Pakualaman pada 2 Mei 1889, kemudian meninggal di Yogyakarta 26 April 1959 dalam usia 69 tahun.
Ki Hajar Dewantara adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politikus, dan pelopor pendidikan kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda.Ia juga pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.
Baca Juga:Peristiwa 26 Maret: Soeharto Jadi Presiden hingga Damai Mesir dan Israel2005 – Jalan Tol Cipularang Resmi Dibuka untuk Umum
Pada 26 April 2005, Jalan Tol Cipularang resmi dibuka untuk umum. Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang) adalah jalan bebas hambatan yang menghubungkan Kabupaten Purwakarta dan Bandung.
Jalan tol ini selesai dibangun pada akhir April 2005. Tol ini membentang dari Cikampek, Purwakarta, sampai Padalarang.
Jalan tol ini melintasi Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bandung Barat. Tol tersebut berada di pegunungan sehingga jalannya naik-turun dan juga mempunyai banyak jembatan yang panjang serta tinggi.
2013 – Ustadz Jefri al Buchori Meninggal
Haji Muhammad Jefri al Buchori, atau lebih dikenal Uje, lahir di Jakarta 12 April 1973. Ia wafat di Jakarta 26 April 2013 dalam usuai 40 tahun. Uje adalah seorang pendakwah, ustadz, penyanyi, dan aktor kebanggaan Indonesia.
#nasional




