Wali Kota Bandarlampung Raih Penghargaan National Governance 2026

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG, – Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana berhasil meraih Penghargaan National Governance Awards 2026 dengan tema 'Sinergi Nusantara Untuk Indonesia Emas'. Penghargaan ini diserahkan di Bandarlampung pada Minggu.

Menurut Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Joko Juliantono, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Bandarlampung dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, yang berfokus pada peningkatan ekonomi dan pelayanan publik.

Penghargaan ini menandakan komitmen Pemerintah Kota Bandarlampung di bawah kepemimpinan Eva Dwiana dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Program-program inovatif di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan warga.

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. "Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, Eva Dwiana menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik. "Penghargaan ini adalah bentuk kerjasama kita bersama. Terima kasih untuk seluruh masyarakat Bandarlampung," tambahnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ke depan, Pemerintah Kota Bandarlampung berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta akuntabel, guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat secara merata.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MUI: 30 persen mualaf di Karawang WNA dari berbagai negara
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Sassuolo imbang 0-0 lawan Fiorentina
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Viral Spanduk Bobotoh ‘Shut Up KDM’, Gubernur Jabar: Terima Kasih Sudah Diingatkan
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Fenomena WNA Ucap Dua Kalimat Syahadat Tinggi di Karawang, MUI Beberkan Alasan Mereka Jadi Mualaf
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Konsisten Kelola Lingkungan, Pupuk Kujang Sabet PROPER Hijau
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.