Media Ibrani Bongkar Runtuhnya Doktrin Militer Israel Akibat Perang Iran dan Badai Al-Aqsa

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Upaya Israel yang terus-menerus menuju "kemenangan total", menurut sebuah artikel di Majalah +972, telah menyeret Israel ke dalam pusaran perang terbuka, terutama konfrontasi dengan Iran.

Hal ini mengakibatkan terkikisnya legitimasi internasional dan semakin dalamnya kemerosotan moral di dalam masyarakat Israel.

Baca Juga
  • Analis: Ini yang Menjadikan Kekalahan AS Hadapi Iran Mirip dengan Perang Melawan Vietnam
  • Analis Rusia: Perang Iran adalah Kekalahan Terbesar AS Sepanjang Sejarah
  • Setelah Perangi Iran, Apakah AS Mampu Lindungi Taiwan Jika China Menyerang?

Penulis artikel tersebut, dikutip dari Aljazeera, Ahad (26/4/2026), Amir Fakhouri—seorang pengacara, sosiolog, dan Direktur Akademik Pusat Nisan di Institut Van Leer di Yerusalem—bersama jurnalis Miron Rabaport, mencatat bahwa penamaan operasi militer Israel terbaru mencerminkan pergeseran dalam doktrin tempur.

Menuju kehancuran total

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sementara sebelumnya Israel memilih nama-nama yang meredam kesan kekerasan atau memperkuat citra keteguhan.

Ini antara lain seperti "Perisai Pelindung" pada 2014 dan "Pedang Besi" setelah serangan 7 Oktober 2023, nama operasi terbaru di Lebanon, "Kegelapan Abadi", mencerminkan, menurut kedua penulis, arah yang lebih langsung menuju kehancuran total.

Keduanya mengutip serangan udara yang menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan lainnya di Lebanon, dengan pandangan bahwa tujuannya bukan lagi sekadar militer, melainkan lebih mendekati genosida atau penghapusan keberadaan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program MBG Dongkrak Usaha Tempe Lokal, Perajin Tempe di Jaktim Raup Kenaikan Omzet
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Nusuk Care Madinah Layani Jamaah Haji 24 Jam, Bantu Atasi Kendala Aplikasi
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BMKG: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Siang Ini
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Permenhut 6/2026 Dorong Optimisme Pasar Karbon Nasional
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Fluktuasi Harga Emas Hari Ini: UBS Naik, Galeri24 Turun, Antam Stabil di Pasaran
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.