Siloam Cardiac Summit 2026 Jadi Forum Strategis, Caroline Riady Tekankan Inovasi

tabloidbintang.com
11 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Siloam International Hospitals kembali menggelar Siloam Cardiac Summit 2026 sebagai upaya memperkuat praktik klinis kardiovaskular berbasis ilmu, teknologi, dan kolaborasi multidisiplin. 

Forum yang memasuki tahun ketiga ini digelar di Jakarta dan diikuti lebih dari 500 tenaga medis serta menghadirkan lebih dari 40 pembicara nasional dan internasional.

Penyelenggaraan forum ini dilatarbelakangi tingginya beban penyakit jantung di Indonesia. 

Data menunjukkan lebih dari 600.000 kematian terjadi setiap tahun akibat penyakit kardiovaskular, dengan total sekitar 15,5 juta kasus secara nasional.

Di sisi lain, jumlah dokter spesialis jantung masih terbatas, yakni sekitar 1.200–2.000 orang, jauh dari kebutuhan ideal hingga 5.000 dokter.

CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady, dalam sambutannya menegaskan bahwa kondisi ini menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan nasional.

“Ini adalah tantangan nyata yang kita hadapi bersama. Kebutuhan layanan kesehatan terus meningkat, sementara kapasitas penanganan belum sepenuhnya mampu mengimbangi,” ujar Caroline.

Menurut Caroline, layanan kardiovaskular tidak hanya membutuhkan keunggulan klinis, tetapi juga kolaborasi lintas disiplin serta pembaruan ilmu yang berkelanjutan. 

Ia menekankan bahwa inovasi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), harus berorientasi pada dampak nyata bagi pasien.

“Yang terpenting bukan hanya inovasi, tetapi bagaimana inovasi tersebut memberikan hasil yang lebih baik bagi pasien. Itu hanya bisa dicapai melalui kolaborasi,” tambahnya.

Caroline Riady, CEO Siloam International Hospitals, tekankan inovasi dalam sambutannya di Siloam Cardiac Summit 2026 di Fairmont Jakarta, Sabtu (25/4). (Dok. Istimewa)

Kolaborasi Lintas Disiplin 

Mengusung tema "Compassion in Every Beat: Integrating Science and Skill in Cardiac Excellence”, forum ini menjadi wadah pertukaran ilmu sekaligus penguatan keterampilan klinis. 

Kegiatan meliputi diskusi ilmiah, studi kasus, hingga lokakarya praktis yang melibatkan dokter spesialis jantung, bedah toraks kardiovaskular, radiologi, hingga tenaga keperawatan.

Hospital Director Siloam Heart Hospital sekaligus Ketua acara, Karina Arifiani, menekankan pentingnya pendekatan aplikatif dalam peningkatan kompetensi tenaga medis.

“Forum ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga penguatan keterampilan klinis melalui pendekatan yang aplikatif. Kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci dalam meningkatkan hasil perawatan pasien,” jelasnya.

Selain itu, pendekatan strategis dalam penanganan pasien juga menjadi sorotan. Edukasi, seleksi pasien, serta optimalisasi terapi dinilai sebagai langkah krusial sebelum tindakan intervensi dilakukan.

Tenaga medis didorong untuk tidak hanya berfokus pada penyembuhan total, tetapi juga pada perbaikan gejala dan kualitas hidup pasien. 

Pendekatan personalisasi terapi ini dinilai penting mengingat kompleksitas kondisi pasien jantung yang semakin beragam.

Melalui Siloam Cardiac Summit 2026, Siloam menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem layanan jantung di Indonesia, mulai dari pengembangan kompetensi tenaga medis, pemanfaatan teknologi, hingga kolaborasi strategis lintas institusi.

“Kita tidak hanya merawat jantung, tetapi merawat manusia yang mempercayakan hidupnya kepada kita,” tutup Caroline.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkes Sebut Kebutaan Akibat Katarak di Indonesia Capai 650 Ribu Kasus Sepanjang 2025
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Krisis Avtur Bikin Maskapai Jerman Pangkas Penerbangan, Bagaimana RI?
• 22 jam laludetik.com
thumb
Pelaku Penembakan di Makan Malam Trump Diketahui Identitasnya, Motifnya Masih Belum Jelas
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Kapolri Tekankan Sinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas saat Buka Muktamar Pemuda Persis
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemkab Kotabaru Tinjau Pelaksanaan Program Perahu untuk Masyarakat
• 3 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.