Liverpool Menang, Mohamed Salah Alami Cedera Hamstring

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – Anfield

Kabar buruk hantui The Reds usai bintang Mesir tertatih meninggalkan lapangan kontra Crystal Palace

Kemenangan krusial Liverpool atas Crystal Palace pada Sabtu 25 April 2026 harus dibayar mahal. 

Mohamed Salah terpaksa ditarik keluar akibat cedera hamstring, sebuah insiden yang membayangi keberhasilan tim asuhan Arne Slot menembus posisi empat besar klasemen Premier League.

(Momen Alexander Isak membawa Liverpool unggul, melalui gol liga pertamanya  (Foto: Phil Noble/The Guardian Sport))

Di bawah sinar matahari Anfield, Liverpool tampil dominan melalui kontribusi Alexander Isak dan Florian Wirtz. 

Namun, suasana perayaan berubah menjadi kekhawatiran saat Salah berjalan tertatih menuju lorong pemain sembari memberikan apresiasi kepada suporter. 

Mengingat musim ini segera berakhir, muncul spekulasi apakah ini merupakan penampilan terakhir sang legenda di Merseyside.

Manajer Liverpool, Arne Slot, memberikan keterangan hati-hati mengenai kondisi pemain sayap andalannya tersebut.

Meskipun demikian, Slot tetap optimis mengingat dedikasi Salah terhadap kebugaran fisiknya. "Mo sangat merawat tubuhnya dengan baik sehingga ia biasanya hanya membutuhkan waktu minimal untuk pulih. Mari berharap yang terbaik."

Ketajaman Isak dan Efisiensi Tuan Rumah

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Liverpool memecah kebuntuan melalui Alexander Isak yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Dean Henderson. 

Gol tersebut menjadi momen emosional bagi Isak, menandai gol liga pertamanya untuk Liverpool di Anfield.

Keunggulan tuan rumah bertambah melalui serangan balik cepat yang diawali oleh aksi gemilang kiper ketiga, Freddie Woodman. 

(Freddie Woodman kiper Liverpool  terbaring cedera (Foto:Paul Ellis/AFP Sport))

Berawal dari penyelamatannya terhadap sundulan Jean-Philippe Mateta, bola dialirkan cepat melalui lini tengah sebelum Andy Robertson menyelesaikan peluang dengan tendangan klinis ke sudut jauh gawang.

Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, mengakui bahwa efisiensi menjadi pembeda utama dalam laga ini.

"Perbedaannya adalah efisiensi. Liverpool memaksimalkan peluang setengah matang mereka, sementara kami melewatkan peluang-peluang besar," ungkap Glasner dalam konferensi pers pascapertandingan.

Protes Suporter dan Kontroversi Lapangan

Di balik kemenangan ini, atmosfer Anfield sempat memanas akibat protes ribuan pendukung terhadap kebijakan pemilik klub, Fenway Sports Group (FSG), terkait kenaikan harga tiket. 

Kartu kuning raksasa dibentangkan oleh para penggemar sebagai bentuk penolakan terhadap kenaikan harga sebesar 13% selama tiga tahun ke depan.

Ketegangan merembet ke lapangan saat Daniel Muñoz mencetak gol balasan untuk Palace dalam situasi kontroversial. 

Muñoz melepaskan tembakan ke gawang kosong saat kiper Freddie Woodman terjatuh dan meminta perawatan medis. Meski diprotes keras oleh pemain Liverpool dan Arne Slot, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Kemenangan Liverpool akhirnya dikunci oleh penyelesaian berkelas Florian Wirtz di masa injury time, memastikan tiga poin penting bagi The Reds dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan. Kini, fokus medis Liverpool tertuju sepenuhnya pada pemulihan Mohamed Salah demi mengawal pekan-pekan krusial di penghujung kompetisi.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Puluhan Eks Diplomat Inggris Desak Tindakan Tegas terhadap Permukiman Israel
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Minta Keadilan, Istri Ibam Eks Anak Buah Nadiem Buat Surat Terbuka untuk Prabowo
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Susahnya Self Love di Zaman Sekarang, Psikolog Ungkap Penyebab dan Tipsnya
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Pemerintah Tegaskan Jangan Ada Pungutan Biaya Tambahan ke Jemaah Haji
• 57 menit lalujpnn.com
thumb
Aktivitas Merapi Meningkat, Lava Meluncur Hingga 1,8 Km
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.