jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah menegaskan kepada Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memungut biaya tambahan kepada jemaah haji.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf menyebutkan bakal menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran.
BACA JUGA: Remaja Asal Bali Ini Kaget Didaftarkan Haji saat Masih SD
"Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jemaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran," ungkap Maria, dalam keterangan resmi pada Sabtu (25/4) malam.
Berdasarkan catatan Kementerian Haji dan Umrah per 24 April 2026, jemaah haji Indonesia yang telah berangkat ke Arab Saudi mencapai 56 kloter dengan jumlah 22.051 jemaah.
BACA JUGA: KPK Periksa Petinggi Travel Haji Terkait Kuota 2023-2024
Sebanyak 17.747 jemaah dari 45 kloter telah tiba di Madinah, Arab Saudi.
Maria mengingatkan para jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Madinah bahwa suhu di Madinah hari ini diperkirakan bisa mencapai 36 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 25 persen.
BACA JUGA: Khalid Basalamah Bilang Begini Ditanya Aliran Korupsi Haji ke Pejabat Kemenag
"Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman. Manfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup untuk bisa menjaga energi,” tuturnya.
Selain itu, Maria meminta pada jemaah haji untuk tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan apa pun.
"Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan dengan lancar serta peduh keberkahan,” tutupnya. (mcr4/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




