Agen Secret Service mengevakuasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump usai suara tembakan terdengar dalam acara Trump bersama jurnalis Gedung Putih. Trump kemudian menyebut pelaku penembakan telah ditangkap.
Dilansir BBC, Minggu (26/4/2026), Trump telah mengunggah di platform Truth Social miliknya dan mengatakan bahwa pelaku penembakan telah 'ditangkap'.
"Saya telah merekomendasikan agar kita 'BIARKAN ACARA BERLANJUT' tetapi, akan sepenuhnya mengikuti arahan Penegak Hukum," ujar Trump.
Dia mengatakan acara yang digelar pada Sabtu (25/4) malam tersebut tak berjalan sesuai rencana. Dia ingin acara tersebut dilanjutkan.
"Terlepas dari keputusan itu, malam ini akan jauh berbeda dari yang direncanakan, dan kita hanya perlu melakukannya lagi," katanya.
Sementara dilansir CNN, Juru Bicara Dinas Rahasia AS Anthony Guglielmi menyebut satu orang telah ditangkap. Dia belum menjelaskan detail identitas dan kondisi orang yang ditangkap.
"Presiden dan Ibu Negara aman bersama semua orang yang dilindungi. Satu orang ditahan. Kondisi mereka yang terlibat belum diketahui, dan penegak hukum secara aktif menilai situasi tersebut," ujarnya.
Sebelumnya, Trump dan Wapres AS JD Vance dievakuasi dari acara White House Correspondents' Dinner di Washington. Mereka dievakuasi usai terdengar suara tembakan di lokasi acara.
(haf/gbr)





