Contoh Pedagang Tangguh dari Metro Lampung

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Oleh: Buya Anwar Abbas*)

Menjadi pedagang tampaknya tidak mudah. Ini memerlukan mentalitas, kecerdasan, dan "seni" yang tinggi.

Hal itu terlihat betul oleh saya ketika berbincang dengan Haji Adri, seorang pedagang besar yang berjualan macam-macam produk. Bisnisnya berkantor pusat di Metro, Lampung.

Baca Juga
  • Titik Panas Riau Tembus 840 Titik, Menteri LH: Jangan Tunggu Api Membesar
  • Bangkit dari Mati 24 Ribu Tahun, Ilmuwan Hidupkan Makhluk Purba yang Terkubur di Es Siberia
  • DMI Kabupaten Bandung Kian Aktif, KDS Dukung Penguatan SDM Pengurus Masjid

Kunci suksesnya, menurut saya, tidak hanya terletak pada kerja keras, melainkan juga---yang lebih penting lagi---sikap amanah dan keteguhannya dalam menepati janji.

Saya melihat, bila sudah terikat dengan janji atau kesepakatan, Haji Adri akan berusaha dengan sekuat tenaganya untuk menepati dan memenuhi janjinya itu kepada mitra terkait. Dengan begitu, terbangunlah antara mereka rasa saling percaya, hubungan bisnis yang an tarodhin (saling ridho), serta berkelanjutan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Konsistensi itu, menurut Haji Adri, sudah berpuluh tahun dilakoninya hingga kini. Salah satu hal menarik bagi saya ketika berbincang dengannya adalah bagaimana dia berusaha menjaga dan memenuhi janjinya.

Ketika sudah terikat dengan janji pada harga tertentu dengan mitranya, dia tidak meminta restrukturisasi harga bila terjadi harga turun-naik. Alhasil, mitranya pun sering dibuat bingung.

Menurut Haji Adri, yang penting ialah adanya jaminan terhadap keberlanjutan supply. Kalau supply bahan baku dari produknya terganggu, tentu produksinya juga akan terganggu. Hal ini tentunya tidak diinginkan terjadi.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Disclaimer: Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penembakan di Makan Malam Trump Dinilai Anomali, Diyakini Acara Miliki Setingkat Keamanan Nasional
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Mengenal Morfem, Bahan Dasar Pembentukan Kata-Jadi Lebih Paham
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Kebakaran Maut di Lubang Buaya Jakarta Timur Tewaskan Satu Warga
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ucap Ijab Kabul dalam Satu Tarikan Napas
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.