Pelaku Penembakan di Jamuan Makan Trump Ditahan, Ini Sosoknya

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump dievakuasi dari jamuan makan malam tahunan "White House Correspondents" di Washington, Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat usai terjadi insiden keamanan.

Melansir Antara, Minggu (26/4/2026), Trump dan sejumlah pejabat yang duduk di meja utama dikawal keluar oleh agen Dinas Rahasia, sementara tamu lainnya tetap berada di dalam ruangan acara.

Presiden dan Wakil Presiden JD Vance kemudian dilaporkan dalam kondisi aman.

Sejumlah saksi mengaku mendengar suara keras selama acara berlangsung.

"Kami sedang duduk, lalu terdengar suara 'dor, dor, dor'. Semua orang langsung berlindung di bawah meja karena tak tahu apa yang terjadi," ujar koresponden Gedung Putih Kellie Meyer, seperti dikutip media.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan, seorang petugas tertembak dalam insiden tersebut. Namun, petugas itu selamat karena mengenakan rompi antipeluru. 

Baca Juga

  • Trump Ancam Tarif Tinggi ke Inggris Gara-Gara Pajak Digital
  • Kronologi Penembakan di Acara yang Dihadiri Trump, Ada Petugas Terluka
  • Negosiasi Damai AS-Iran Kembali Dimulai, Trump Kirim Utusan ke Pakistan

"Ia ditembak dari jarak sangat dekat dengan senjata yang sangat kuat, dan rompi itu berfungsi. Saya baru saja berbicara dengannya, dan kondisinya sangat baik," ujar Trump dalam konferensi pers. 

Trump mengatakan bahwa pelaku membawa beberapa senjata. "Sepertinya dia tinggal di California, dan dia orang sakit, sangat sakit," ujarnya, seraya menambahkan bahwa dakwaan terhadap pelaku akan segera diajukan.

Media melaporkan tersangka diidentifikasi sebagai Cole Thomas Allen (31) dan telah ditahan.

"Saya kira dia bertindak sendirian," kata Trump.

Ketika ditanya apakah dirinya menjadi target, Trump menjawab, “Saya kira begitu.”

Namun, saat ditanya apakah insiden itu terkait konflik Iran, ia mengatakan, "Saya rasa tidak. Tapi kita tak pernah tahu."

Sementara itu, Penjabat Jaksa Agung Todd Blanche mengatakan penyelidikan masih berlangsung.

"Saya perkirakan dakwaan akan segera diajukan. Tuduhannya jelas, dan akan ada beberapa dakwaan terkait penembakan, kepemilikan senjata api, serta hal lain," katanya.

Direktur FBI Kash Patel mengatakan, pihaknya akan menyelidiki latar belakang tersangka secara menyeluruh.

"Proses itu sudah dimulai … kami akan segera menganalisis semua bukti untuk memastikan keamanan negara ini," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Riuh! Tamu Berlindung & Kocar-Kacir Saat Trump Dievakuasi Buntut Tembakan di Gedung Putih
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Ketua Yayasan Obwis Buntu Pune: Tongkonan Adalah Identitas Toraja
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Gengsi PTN Ternama: Drama Joki UTBK 2026
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Tekan Angka Kemiskinan & Stunting, Wali Kota Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemendagri
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Fast Track Haji Percepat Proses Keimigrasian Jamaah di Bandara Soekarno-Hatta
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.