Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta produsen bensin Bobibos, PT Inti Sinergi Formula, segera melakukan uji teknis sebelum produk tersebut dapat dipergunakan secara luas.
Dalam keterangan resminya yang dikutip pada Minggu (26/4/2026) Ditjen Migas ESDM kembali memanggil PT Inti Sinergi Formula untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium dan memastikan klasifikasi produknya sebelum dapat digunakan secara luas.
Langkah ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada 14 April 2026, di tengah dorongan pemerintah mempercepat pengembangan energi alternatif berbasis inovasi domestik.
Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad mengatakan proses pengujian akan difokuskan untuk menentukan apakah produk tersebut masuk kategori bahan bakar nabati (BBN) atau bahan bakar minyak (BBM).
“Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel,” ujarnya.
Pengujian awal dilakukan melalui pengambilan sampel sesuai standar internasional ASTM D4057 pada tangki penyimpanan. Tahapan ini menjadi pintu awal sebelum masuk ke rangkaian uji lanjutan.
Baca Juga
- Bensin Baru Bobibos Belum Lolos Standar, ESDM Minta Produsen Uji Teknis
- Bobibos Klaim Telah Jalani Tes pada Motor dan Mobil Sesuai Permintaan ESDM
- BRIN Ajak Tim Bobibos Bermitra, Begini Penjelasan Ilmiah Jerami Jadi Bahan Bakar
Namun, hasil identifikasi internal sebelumnya menunjukkan spesifikasi produk Bobibos belum memenuhi sejumlah parameter standar baik untuk kategori bahan bakar nabati maupun bahan bakar minyak. Kondisi ini membuat produk tersebut dalam posisi belum layak beredar.
Adapun, pemerintah tetap membuka ruang bagi inovasi energi alternatif sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional.
Ditjen Migas menegaskan, setiap inovasi harus melalui prosedur pengujian yang ketat dan terstandarisasi untuk memastikan keamanan penggunaan, termasuk meminimalkan risiko kerusakan mesin serta memberikan kepastian hukum bagi konsumen.
PT Inti Sinergi Formula menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan Lemigas guna memenuhi seluruh tahapan pengujian sesuai ketentuan yang berlaku.





