Oleh: Fernan Rahadi, jurnalis Republika.co.id, langsung dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH – Tenaga pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 siap untuk memperkuat layanan haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Mereka di antaranya berasal dari mahasiswa yang tengah menempuh studi di Universitas Al Azhar Mesir dan Universitas Biladulsyam Suriah. Adapula dari tenaga kerja Indonesia yang telah bermukim di Makkah lebih dari lima tahun.
Baca Juga
Media Ibrani Bongkar Runtuhnya Doktrin Militer Israel Akibat Perang Iran dan Badai Al-Aqsa
Benarkah Persediaan Amunisi AS Benar-Benar Habis Akibat Perang Iran atau Hanya Cara Tambah Anggaran?
Perundingan Kembali Kandas, Apakah AS dan Iran akan Kembali Berperang? Ini Kata Para Pakar
Para mahasiswa itu telah tiba di Makkah sejak Kamis (23/4/2026). Adapula yang masih berada di kantor Daker Madinah.
Kehadiran tenaga pendukung ini akan menjadi bagian dari penguatan layanan bagi jamaah haji Indonesia terutama mendukung aspek teknis dan operasional di lapangan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Para mahasiswa tersebut antara lain akan ditempatkan di Tayeb Hotel, Sektor 1 wilayah Sisyah, Makkah.
Meski baru sehari berada di Kota Suci, mereka tampak bersemangat untuk melayani jamaah haji Indonesia.
Seperti pengakuan M Ainurrohim (28), mahasiswa dari Universitas Biladulsyam Suriah. Mahasiswa Jurusan Ushuludin tersebut mengaku menjadi petugas haji sebagai tenaga pendukung didorong untuk melayani jamaah.
Infografis Denda untuk jamaah haji ilegal. - (Dok Republika)