Indramayu Gempar! Oknum Guru SMP Diduga Cabuli 22 Siswa, Pelaku Jadi Buronan

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Indramayu Gempar! Oknum Guru SMP Diduga Cabuli 22 Siswa, Pelaku Jadi BuronanNasional | inews | Minggu, 26 April 2026 - 13:31Dengarkan Berita

INDRAMAYU, iNews.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diguncang skandal memilukan. Seorang oknum guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Anjatan diduga melakukan kekerasan seksual terhadap puluhan siswanya. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 22 siswa dan siswi menjadi korban dalam kasus ini. 

Aksi bejat pelaku terungkap setelah para korban mulai berani bersuara. Pelaku diketahui merupakan sosok yang memiliki peran strategis di sekolah, yakni sebagai Pembina OSIS sekaligus pelatih ekstrakurikuler bela diri. 

Berdasarkan data sementara, dari 22 korban yang teridentifikasi, 19 di antaranya adalah siswa laki-laki dan 3 siswi perempuan. Namun, jumlah ini diprediksi masih bisa bertambah mengingat posisi pelaku yang memiliki akses luas untuk berinteraksi dengan para murid. 

Anggota Komisi II DPRD Indramayu, Edi Fauzi, yang langsung menemui keluarga korban, mengungkapkan, diduga masih banyak korban lain yang belum berani melapor karena faktor tekanan dan rasa takut. 

Baca Juga:Kapolri Instruksikan Kawal Arus Mudik-Balik Lebaran, Angka Fatalitas Kecelakaan Turun 30,41

"Kami memberikan dukungan moril dan menjamin keamanan bagi para korban agar berani mengungkap fakta secara terbuka. Jangan sampai ada intimidasi, mereka harus mendapatkan perlindungan penuh," ujar Edi Fauzi, Sabtu (25/4/2026). 

Kuasa hukum para korban, Muhammad Ainun Najib Surahman, menjelaskan, modus pelaku diduga memanfaatkan jabatannya sebagai guru dan pelatih bela diri untuk mendekati korban. Kekerasan seksual tersebut disinyalir terjadi di berbagai waktu dan lokasi, termasuk di lingkungan sekolah. 

Hingga saat ini, hampir 20 korban telah memberikan pengakuan secara lisan, meski baru sebagian kecil yang menjalani pemeriksaan resmi oleh penyidik. 

"Kami terus mendorong agar seluruh korban dapat diperiksa tanpa adanya tekanan. Kami bersama keluarga akan mengawal kasus ini sampai tuntas," kata M Ainun Najib.

Informasi terkini menyebutkan bahwa terduga pelaku telah melarikan diri dan kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian. Polisi terus melakukan pengejaran dan penyelidikan mendalam guna mengungkap fakta menyeluruh dari kasus yang menggemparkan warga Indramayu ini. 

Baca Juga:Imbas Banjir di Jalur Ketanggungan Brebes, Arus Balik Menuju Tol Pejagan Macet Parah

Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap dan dijatuhi hukuman maksimal sesuai dengan undang-undang perlindungan anak yang berlaku di Indonesia.

#jabar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemilu Digelar di Palestina Sejak Perang 2023, Partisipasi Pemilih Tak Tinggi
• 13 jam laludetik.com
thumb
Polisi Bantah Amankan Oknum TNI saat Bentrokan Mahasiswa UMI dengan Ojol
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Akhir Pekan, Ragunan Diserbu 32 Ribu Pengunjung
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Bukan Sekadar Korupsi, Patron Sebut TPPU Berakar dari Perang Narkoba
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Reza Pahlavi Disiram Cairan Merah di Berlin Usai Minta Negara Barat Dukung AS serang Iran
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.