Kebakaran hutan di Jepang terus meluas hingga hari kelima pada Minggu (26/4), memaksa pemerintah mengerahkan 1.400 petugas pemadam kebakaran (damkar) ke wilayah terdampak.
Api yang belum terkendali itu kini mengancam kawasan permukiman di kota pesisir Otsuchi, Jepang bagian utara.
Selain petugas damkar, sekitar 100 personel Pasukan Bela Diri Jepang juga dikerahkan untuk membantu pemadaman, demikian seperti dilaporkan Reuters.
Luas area yang terbakar mencapai sekitar 1.373 hektare hingga Minggu pagi, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Pemerintah setempat telah mengeluarkan perintah evakuasi bagi 1.541 rumah tangga atau sekitar 3.233 warga.
Wali Kota Otsuchi, Kozo Hirano, kepada Reuters mengatakan kondisi cuaca memperburuk upaya pemadaman.
"Meskipun Pasukan Bela Diri memadamkan api dari udara, cuaca kering dan angin membuat kebakaran terus meluas," ujarnya.
Seorang warga, Yoshinori Komatsu (74), mengaku khawatir kebakaran akan menghancurkan segalanya.
"Kebakaran bisa membakar semuanya. Kalau tsunami, mungkin masih ada yang tersisa," katanya.
Sejauh ini, hanya satu korban luka ringan dilaporkan akibat insiden di pusat evakuasi.
Badan Meteorologi Jepang memperkirakan tidak ada hujan hingga Senin (27/4), sementara hujan ringan baru diprediksi turun pada Selasa (28/4).
Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan saat ini tengah diselidiki oleh pihak berwenang.





