Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menyoroti besarnya potensi sektor gim nasional yang justru memiliki pasar dominan di luar negeri. Hal ini disampaikannya saat memberikan orasi ilmiah dalam wisuda Sekolah Tinggi Manajemen Labora di Bekasi, Sabtu, 25 April 2026.
Menurut Irene, industri gim karya anak bangsa menunjukkan daya saing global yang kuat. Banyak produk gim lokal yang berhasil menembus pasar internasional, menandakan kualitas talenta kreatif Indonesia tidak kalah di tingkat dunia.
Ia menegaskan, kekuatan utama Indonesia terletak pada kekayaan budaya yang dapat diolah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi. Namun, tantangan yang dihadapi pelaku industri kreatif, termasuk pengembang gim, masih berkutat pada aspek pemasaran dan manajemen.
"Pelaku kreatif kita sangat kuat dalam menciptakan karya, tetapi sering kali membutuhkan dukungan dalam hal penjualan dan pengelolaan. Di sinilah pentingnya kolaborasi lintas subsektor," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Minggu, 26 April 2026.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan Ekrafhunt, sebuah basis data pelaku ekonomi kreatif yang dirancang untuk mempertemukan talenta dengan kebutuhan industri, terutama dalam memperkuat sisi bisnis.
Selain itu, Irene juga menekankan pentingnya peran akademisi dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif. Ia berharap lulusan perguruan tinggi tidak hanya mengandalkan gelar akademik, tetapi mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki dalam praktik nyata.
"Ilmu tidak boleh berhenti di teori. Harus ada kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi, termasuk dalam memperkuat sektor gim yang punya potensi besar di pasar global," tegasnya.
Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri, pemerintah optimistis sektor ekonomi kreatif, khususnya gim, dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional ke depan.
Editor: Redaksi TVRINews





