VIVA – Gelandang Timnas Belanda, Tijjani Reijnders yang juga merupakan kakak dari pemain Persib Bandung, Eliano Reijnders, tengah mengalami penurunan performa bersama Manchester City pada musim 2025/2026. Setelah tampil menjanjikan di awal musim, Reijnders kini mulai kehilangan tempat di skuad utama.
Pada awal musim, Reijnders tampil impresif dengan mencetak gol dan assist saat debut di Liga Inggris. Bahkan, ia sempat mencuri perhatian pada bulan Desember dengan torehan empat gol dalam tujuh pertandingan, yang membuatnya terlihat sebagai bagian penting dalam skema permainan pelatih Pep Guardiola.
Namun, performanya mulai menurun sejak Februari. Dalam sembilan laga liga terakhir, ia hanya tampil singkat dengan total waktu bermain yang terbatas. Penurunan ini terjadi bukan semata karena performa individu, melainkan perubahan pendekatan taktik yang diterapkan Guardiola.
- Manchester city
Dalam sistem terbaru, Manchester City disebut lebih mengandalkan opsi lini tengah yang lebih ofensif. Peran Bernardo Silva yang ditarik lebih dalam serta konsistensi Rodri sebagai jangkar membuat posisi Reijnders semakin terpinggirkan.
Secara statistik, kontribusi Reijnders juga mengalami penurunan dibanding musim sebelumnya saat masih bermain di AC Milan. Ia mencatatkan waktu bermain yang jauh lebih sedikit, penurunan jumlah starter, serta kontribusi gol dan assist yang menurun. Selain itu, efektivitas dalam duel dan kemampuan menggiring bola juga mengalami penurunan.
Kondisi ini memicu spekulasi terkait masa depan Reijnders di Manchester City. Klub dikabarkan mulai mempertimbangkan opsi lini tengah baru untuk musim depan, yang berpotensi membuat ruang bagi Reijnders semakin sempit.
Meski demikian, peluang untuk bangkit masih terbuka. Reijnders dinilai masih memiliki kualitas untuk kembali bersaing, namun harus mampu beradaptasi dengan tuntutan taktik yang diterapkan di tim.





