Revitalisasi Sekolah di Banyumas Dorong Kualitas Pendidikan

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Banyumas

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti meresmikan 34 satuan pendidikan hasil program revitalisasi di Jawa Tengah, yang terdiri dari 30 sekolah di Kabupaten Banyumas dan 4 sekolah di Kabupaten Cilacap.

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyambut positif program tersebut dan menilai revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, program revitalisasi turut mendorong peningkatan layanan pendidikan yang lebih inklusif, merata, dan berkeadilan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan pendidikan.

“Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan penting, tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah,”kata Sadewo dalam keterangan tertulis, Minggu, 26 April 2026.

Sadewo menambahkan, Pemkab Banyumas terus mendorong berbagai program pendidikan, seperti “Pasti Sekolah” untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal, serta penyediaan bus sekolah gratis guna memudahkan akses bagi guru dan siswa.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. 

“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat untuk mencetak generasi unggul di Banyumas,”jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran akan terus dilanjutkan dan diperluas pada 2026. 

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Selain revitalisasi dan digitalisasi, kami juga memperluas Program Indonesia Pintar bagi anak usia PAUD/TK, dengan menjangkau lebih dari 880 ribu anak,”ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga meningkatkan dukungan bagi tenaga pendidik, termasuk kenaikan insentif guru honorer dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan yang disalurkan langsung ke rekening penerima.

Dalam penguatan karakter siswa, Kemendikdasmen turut mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penerapan budaya sekolah Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

“Kami ingin sekolah menjadi ruang belajar yang aman dan nyaman, sekaligus rumah kedua bagi siswa,”tuturnya.

Dari total sekolah yang diresmikan, terdiri atas 6 PAUD, 6 SD, 7 SMP, 3 SMA, dan 8 SMK di Banyumas, serta 4 satuan pendidikan di Cilacap. Selain itu, pada 2025 Kemendikdasmen juga telah menyalurkan 1.633 perangkat Interactive Flat Panel (IFP) ke berbagai jenjang pendidikan di Banyumas sebagai bagian dari upaya digitalisasi pembelajaran.

Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berharap kualitas pendidikan semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi yang adaptif, unggul, dan berdaya saing global.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Soroti Maraknya Tambang Ilegal di Kalimantan Tengah dan Dorong Penanganan Komprehensif
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, Pemerintah Kutuk Serangan dan Desak Investigasi
• 10 jam laludisway.id
thumb
Bupati Cianjur Jadi Terkaya di Jawa, Tapi Rakyatnya Hidup Menderita
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tekan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Berikan Fasilitas Lewat Insentif Pajak
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Simak Cara Terbaru Cek Keberangkatan Haji secara Online!
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.