Kabur Saat Ditangkap, Polisi Tembak Anggota KKB di Mimika

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAYAPURA, KOMPAS - Anggota kelompok kriminal bersenjata atau KKB berinisial TJ alias AW ditangkap polisi di Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (26/4/2026). TJ disebut sempat mencoba kabur sehingga mesti ditembak kakinya.

Kepala Humas Satuan Tugas Damai Cartenz Komisaris Besar Yusuf Sutejo mengatakan, TJ ditangkap di daerah SP2, Distrik Mimika Baru, Minggu, sekitar pukul 11.00 WIT.

“Saat akan diamankan, pelaku melawan dan mencoba melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi sehingga petugas harus menembak kaki kirinya,” kata Yusuf, Minggu.

Setelah ditangkap, TJ segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Timika. Setelah itu, dia diperiksa penyidik.

TJ disebut anggota aktif KKB Mewoluk pimpinan Ternus Enumbi. Kelompok ini disebut aktif berpindah-pindah wilayah mulai dari Puncak Jaya, Puncak, Intan Jaya, hingga Mimika.

Pelaku melawan petugas dan mencoba melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi, sehingga petugas melakukan pengejaran dan memberikan tindakan tegas dan terukur.

Baca JugaRapuhnya Nyawa Orang Papua di Tengah Konflik yang Terus ”Dirawat”

Berdasarkan catatan Satgas Damai Cartenz, TJ masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/01/II/2026/Reskrim. Ia terlibat kasus penembakan yang menewaskan Ahmad Gunawan, warga Distrik Ilu, Puncak Jaya, Februari 2026.

Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom belum mau memberikan keterangan terkait hal ini.

Penindakan serupa

Satgas Damai Cartenz juga melaporkan penangkapan OE atau ME, anggota KKB di Puncak Jaya. OE tewas ditembak karena melawan saat hendak ditangkap di Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia, Senin (20/4/2026) pukul 16.15 WIT.

Baca JugaDisebut Melawan Saat Ditangkap, Anggota KKB Tewas Ditembak Polisi di Puncak Jaya

Tembakan itu disebut mengenai bagian ketiak sebelah kanan dan menembus bagian badan belakang kanan OE. ”Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan,” ujar Yusuf.

OE disebut terlibat penembakan prajurit TNI di Distrik Muara pada Maret 2024. Sebelumnya, OE pernah ditangkap pada November 2024. Namun, saat itu, OE berhasil melarikan diri memanfaatkan situasi perang suku di wilayah Puncak Jaya.

Terkait hal ini, Sebby membantah klaim dari polisi. Sebby mengklaim, orang yang ditembak itu bukan anggotanya. Korban adalah warga sipil.

”Korbannya warga sipil atas nama Lion Enumbi. Dia ditembak di dada,” ucap Sebby.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saudi Jamin Kelancaran dan Keamanan Ibadah Jemaah Calon Haji Indonesia di Tanah Suci
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sempat Tertinggal 0-3, Bayern Munich Langsung Comeback Hancurkan Mainz 4-3
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Simak Cara Terbaru Cek Keberangkatan Haji secara Online!
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Percepat Pembangunan Daerah, Gubernur Herman Deru Dorong Sinergi Perantau Sumbagsel
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Olahraga Ringan Bisa Cegah Diabetes, Ini Faktanya
• 6 jam laluherstory.co.id
Berhasil disimpan.