TABLOIDBINTANG.COM - Performa tiga film Indonesia terbaru di bioskop justru belum menunjukkan taji pada hari ketiga penayangan.
Data Cinepoint terbaru menunjukkan belum ada satu pun dari ketiganya yang mampu menembus angka 100 ribu penonton, bahkan saat momentum akhir pekan.
Para Perasuk masih memimpin di antara ketiganya dengan total 87.741 penonton setelah mendapat tambahan 31.822 penonton.
Meski naik 31,24 persen, angka tersebut belum cukup untuk menembus batas psikologis 100 ribu.
Sementara itu, Kupilih Jalur Langit berada di posisi kedua dengan total 37.700 penonton. Film ini hanya menambah 4.998 penonton dan mengalami penurunan drastis hingga 66,79 persen, menandakan daya tariknya mulai melemah.
Nasib lebih berat dialami Songko yang baru mengumpulkan 23.914 penonton. Tambahan harian 7.093 penonton justru diiringi penurunan 3,60 persen, membuat laju film ini semakin tertinggal.
Ghost in the Cell Menuju 2 Juta Penonton
Di tengah lesunya performa film-film baru, dominasi masih dipegang oleh Ghost in the Cell karya Joko Anwar. Film tersebut terus menunjukkan kekuatan di box office dengan perolehan lebih dari 200 ribu penonton hanya dalam satu hari pada Sabtu (25/4).
Secara total, Ghost in the Cell kini telah mengumpulkan 1.638.821 penonton dan semakin menjauh dari para pesaingnya. Tren ini mempertegas posisi film tersebut sebagai salah satu tontonan paling diminati 2 pekan ini.
Di sisi lain, Tiba-Tiba Setan juga masih menjaga asa untuk menembus satu juta penonton. Film produksi perdana Ess Jay Studios itu telah mengantongi 712.169 penonton dan terus bertahan di tengah persaingan ketat.
Melihat tren ini, persaingan film Indonesia di bioskop pekan ini tampak timpang. Film baru masih berjuang mencari momentum, sementara film yang sudah lebih dulu tayang justru semakin sulit dikejar.




