Menkeu Purbaya Secara Tegas Minta Bos BGN Lebih Efisien Kelola Anggaran MBG: Jadi akan Ada Penghematan

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pada saat acara media briefing di Jakarta, pada Jumat (24/4) Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas meminta agar pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) lebih efisien dalam mengelola anggaran untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Meski secara garis besar, pihaknya mendukung penuh program tersebut dan Purbaya meminta efisiensi anggaran agar tetap dijalankan.

Bahkan Purbaya menegaskan, Kemenkeu tidak akan masuk lebih jauh soal urusan cara BGN menjalannya program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

"Kita enggak akan masuk ke MBG, kita mendukung MBG, cuma kami minta ke MBG itu supaya lebih efisien lah, itu saja kira-kira,” ucap Purbaya di acara media briefing di Jakarta, Jumat (24/4/2026).  

Purbaya bilang dirinya kerap berdialog dengan Kepala BGN Dadan Hindayana berkaitan dengan pelaksanaan MBG. Dalam diskusi itu dia mendapat informasi bahwa BGN telah melakukan berbagai efisiensi.

Lanjutnya menjelaskan, pemangkasan anggaran dilakukan melalui pengurangan pola pendistribusian MBG dari semula 6 hari menjadi 5 hari dalam sepekan.

"Kita diskusi terus dengan kepala MBG. Kalau program MBG penghematan kan mereka udah bilang kan cuman 5 hari dan mereka akan kendalikan yang lain-lain sehingga anggarannya akan jauh lebih kurang dari yang 335 triliun itu," bebernya.

"Jadi akan ada banyak penghematan untuk MBG," ucap Purbaya.

Sebelumnya, Pemerintah menyatakan frekuensi pembagian makanan segar yang sebelumnya diberikan enam hari dalam sepekan akan dikurangi menjadi lima hari kerja dalam sepekan.

Langkah ini akan menyelamatkan anggaran negara hingga Rp20 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan penyesuaian bertujuan menyinkronkan program dengan hari sekolah anak.

“Pemerintah mendorong optimalisasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama lima hari dalam seminggu,” ungkap Airlangga, Selasa (31/3/2026).

Meski ada pemangkasan jadwal secara nasional, pemerintah menegaskan tidak akan memukul rata kebijakan ini. (aag)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korban Tewas Bom Jelang Pilpres di Kolombia Jadi 14 Orang, 38 Luka-luka
• 12 jam laludetik.com
thumb
Dihadiri Puluhan Guru Sejarah, UNJ Undang Pakar Taiwan Paparkan Asal-usul Manusia Indonesia
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pengabdi Setan 2 hingga Ghost in the Cell, Ini 7 Film Joko Anwar dengan Penonton Terbanyak, 
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
[FULL] Pakar Strategi PPAU dan Peneliti soal Iran Siap Lawan AS-Israel, Klaim Rudal Masih Banyak
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Petani 93 Tahun di Sragen Berangkat Haji Lewat Jalur Prioritas Lansia | KOMPAS SIANG
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.