[FULL] Pakar Strategi PPAU dan Peneliti soal Iran Siap Lawan AS-Israel, Klaim Rudal Masih Banyak

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Asa perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran kian redup. Meski gencatan diperpanjang sepihak oleh Amerika, Iran tegas menolak berunding jika Trump masih memaksakan syarat.

Di tengah buntunya negosiasi, sekutu AS, Israel, menebar ancaman. Militer Israel menyatakan telah menyisir target-target strategis dan siap menarik pelatuk jika Washington mengizinkan, dengan meluncurkan serangan yang diklaim akan mengembalikan Iran ke “zaman batu”.

Namun Iran tak gentar. Mereka mengklaim persenjataannya masih banyak untuk melawan serangan Israel. Bahkan Kementerian Pertahanan Iran menyatakan sebagian besar kemampuan rudalnya masih belum dimanfaatkan, serta memproduksi lebih dari 1.000 jenis senjata di seluruh negeri.

Seperti dikutip dari media Iran Press TV, juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, menyebut kapasitas rudal merupakan hasil investasi dan persiapan selama lebih dari 25 tahun di industri pertahanan. Ia menegaskan, meskipun beberapa fasilitas mengalami kerusakan, proses produksi dan dukungan tetap berjalan di seluruh wilayah negara tersebut.

Upaya perdamaian Amerika dan Iran semakin pelik setelah Selat Hormuz menjadi titik sengketa kedua negara. Militer Amerika Serikat dilaporkan mengusir, menyita, bahkan menembak sejumlah kapal tanker yang terafiliasi dengan Iran.

Di sisi lain, Garda Revolusi Iran juga melakukan langkah serupa dengan menangkap kapal-kapal yang terhubung dengan Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya di kawasan Hormuz.

Israel mengklaim telah menandai titik-titik strategis dan siap kembali menyerang Iran setelah mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat. Sementara itu, Iran menegaskan masih memiliki banyak cadangan rudal untuk menghadapi potensi serangan.

Pembahasan lebih lanjut menghadirkan pakar strategi Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara sekaligus alumni US Air War College, Marsma TNI (Purn) Agung Sasongkojati, serta peneliti senior Indo-Pacific Strategic Intelligence, Aisha Kusumasomantri.

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • iran
  • as
  • israel
  • rudal iran
  • perang
  • timur tengah
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengedar Sabu Berkode Ditangkap di Jakbar, Barang Bukti 188,91 Gram Disita
• 3 jam laluokezone.com
thumb
KPK Laporkan Kajian Tata Kelola Parpol ke Presiden dan Ketua DPR, Dorong Reformasi Sistem Politik
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mendagri: Tak Semua Kepala Daerah Buruk, Banyak yang Baik dan Berprestasi
• 7 jam laludetik.com
thumb
Mengenali Hotel Jemaah Haji di Makkah: 177 Hotel di 5 Wilayah, Jarak ke Halte Bus Cuma 100 Meter
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 15.000/Gram, Galeri24 Merosot Rp 76.000/Gram
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.