Praka Rico Gugur di Lebanon, Legislator Tekankan Perlindungan Prajurit TNI

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono menegaskan pentingnya perlindungan bagi prajurit TNI yang bertugas di luar negeri, menyusul gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Rico merupakan bagian dari Satuan Tugas Batalyon Mekanis XXIII-S Kontingen Garuda yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia dilaporkan gugur saat menjalankan tugas pada Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Kedubes Qatar Sampaikan Belasungkawa Gugurnya Praka Rico di Lebanon

“Di tengah eskalasi konflik yang semakin kompleks, keselamatan prajurit tetap menjadi prioritas utama,” kata Dave dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).

Dave menyatakan, Komisi I DPR RI mendorong pemerintah, Kementerian Pertahanan, dan TNI untuk memperkuat sistem pengamanan bagi personel yang bertugas di wilayah konflik.

Ia juga meminta agar evaluasi menyeluruh terus dilakukan, sehingga setiap kebijakan yang diambil berorientasi pada perlindungan personel sekaligus menjaga kepentingan nasional.

Baca juga: TNI Tingkatkan Kewaspadaan Usai 4 Prajurit Tewas di Lebanon

Di sisi lain, Dave juga menyampaikan duka cita atas gugurnya prajurit TNI tersebut. Ia menyebut peristiwa ini menjadi pengingat bahwa misi menjaga perdamaian dunia memiliki risiko besar.

“Bangsa Indonesia menghadapi kehilangan atas gugurnya prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian dunia menuntut keberanian, keteguhan, dan pengorbanan yang luar biasa,” ucapnya.

Menurut Dave, pengorbanan prajurit TNI menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

“Prajurit kita telah menunjukkan bahwa Indonesia berdiri tegak dalam mengemban amanah internasional, dengan semangat yang tidak pernah surut demi menjaga stabilitas dan perdamaian global,” ujarnya.

Terkait wacana pemulangan pasukan, Komisi I DPR RI menegaskan Indonesia akan tetap berpegang pada komitmen internasionalnya dalam misi perdamaian.

“Kehadiran prajurit Indonesia di UNIFIL merupakan bagian dari diplomasi pertahanan yang menegaskan peran aktif Indonesia di panggung global,” kata Dave.

Baca juga: TNI Tingkatkan Kewaspadaan Usai 4 Prajurit Tewas di Lebanon

“Setiap keputusan akan ditempuh dengan penuh kehati-hatian, berlandaskan pada keselamatan prajurit dan kepentingan bangsa,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Rico meninggal dunia pukul 10.32 waktu setempat atau 14.32 WIB setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St. George, Beirut.

Almarhum sebelumnya mengalami luka berat setelah pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan terkena serangan artileri.

Baca juga: TNI Mulai Proses Administrasi Pemulangan Praka Rico yang Gugur di Lebanon

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dengan gugurnya Rico, total prajurit TNI yang meninggal dalam dua insiden terpisah di wilayah misi UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi empat orang.

Mereka adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, dan Praka Rico Pramudia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Muhammad Husni Soroti Tingginya Penerima Bansos di Sumatera Utara dan Dorong Transformasi Jadi Modal Usaha
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Siasat Gratisan Inter Milan Dimulai, Beppe Marotta Siapkan Rencana Bajak Mesin Gol Dortmund Secara Cuma-cuma Musim Panas Nanti
• 44 menit lalutvonenews.com
thumb
Ortu Korban Sebut Daycare Little Aresha Lebih Kejam dari Kamp Guantanamo
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Ditahan Arema, Marc Klok Minta Bobotoh Tetap Berdiri di Belakang Persib
• 13 jam lalubola.com
thumb
PM Pakistan Telepon Presiden Iran, Sampaikan Siap Dorong Perdamaian
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.