tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan di daycare Little Aresha yang berlokasi di Umbulharjo kini tengah menjadi sorotan publik.
Peristiwa ini memicu kemarahan masyarakat setelah sejumlah fakta terungkap, termasuk kesaksian pilu dari para orang tua korban yang merasa anak-anak mereka tidak mendapatkan perlakuan layak selama berada di tempat penitipan tersebut.
Salah satu orang tua korban, Choirunisa, mengungkapkan pengalaman yang membuatnya syok sekaligus terpukul.
Ia menyebut bahwa anaknya baru dititipkan di daycare tersebut pada awal April 2026. Namun, dalam waktu singkat, kondisi kesehatan sang anak justru menurun drastis.
“Kalau untuk penitipan anaknya itu baru bulan ini, sekitar tanggal 2 atau 3 April,” ujar Choirunisa.
Ia menjelaskan bahwa sejak minggu pertama, sudah terlihat tanda-tanda yang tidak biasa pada tubuh anaknya.
Luka di bagian tangan menjadi awal kecurigaan, yang kemudian disusul dengan gejala sakit seperti pilek berkepanjangan dan batuk hebat.
“Seminggu atau dua minggu masuk itu di tangannya langsung ada luka. Setelah itu dia pilek, dan sampai sekarang belum sembuh. Terus batuk, biasanya nggak pernah batuk, sampai muntah-muntah,” ungkapnya.
Tak hanya itu, kondisi fisik anaknya juga mengalami penurunan signifikan.
- Threads/@riskynaaku via X/@bilbiils_
Berat badan yang sebelumnya hampir 9 kilogram turun menjadi sekitar 8 kilogram dalam waktu relatif singkat. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran besar bagi orang tua.
Yang paling mengejutkan bagi Choirunisa adalah ketika mengetahui anaknya sempat mengalami demam tinggi tanpa pemberitahuan dari pihak daycare. Suhu tubuh anaknya disebut mencapai 38,7 hingga 39 derajat Celsius.
“Terus juga yang saya kaget itu dia demam sampai 38,7 atau 39 derajat itu enggak dibilang ke kami. Bilangnya pas kami sudah nanya dulu, ‘Bu ini demam ya?’ baru dijawab iya, kemarin demam,” tuturnya.
Kesaksian tersebut memperkuat dugaan adanya kelalaian dalam pengawasan dan penanganan anak di daycare tersebut.
Dalam kondisi normal, demam tinggi pada anak seharusnya segera diinformasikan kepada orang tua agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.



