Ukraina Serang Pabrik Pupuk dan Kilang Minyak Rusia

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Drone Ukraina menyebabkan kerusakan pada pabrik pupuk milik PhosAgro PJSC serta kilang minyak utama. Mereka berupaya menggagalkan eksportir komoditas Rusia yang diuntungkan dari lonjakan harga imbas perang Iran.

Bloomber melaporkan, Pabrik PhosAgro menjadi sasaran serangan untuk kedua kalinya bulan ini. Kilang minyak telah lama menjadi target dalam konflik ini, dengan serangan terbaru terhadap pabrik pengolahan minyak Yaroslavl yang dilaporkan oleh Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina di Telegram.

Ukraina telah mengintensifkan serangan terhadap pabrik pupuk Rusia dan infrastruktur minyak lainnya untuk mengurangi keuntungan ekonomi bagi Rusia. Harga pupuk nitrogen telah berlipat ganda dari harga sebelum perang Iran, karena pasokan penting tetap terhenti di Teluk Persia akibat penutupan Selat Hormuz.

Rusia telah memberlakukan pembatasan ekspor pupuk, meskipun produsen masih dapat mengirimkan beberapa pupuk sesuai kuota pemerintah .

"Di kompleks Apatit JSC milik PhosAgro di wilayah Vologda, Rusia barat laut, drone merusak pipa yang kemudian telah diperbaiki," kata Gubernur Georgy Filimonov dalam sebuah unggahan Telegram, dikutip dari Bloomberg, Minggu (26/4). Juru bicara PhosAgro menolak berkomentar.

Ukraina menargetkan pabrik Apatit awal bulan ini, dengan klaim bahwa pabrik tersebut memproduksi bahan baku untuk TNT dan komponen lain untuk amunisi. Meskipun produsen pupuk nitrogen mampu memproduksi bahan peledak, klaim bahwa PhosAgro memasok militer tidak dapat diverifikasi secara independen.

Serangan terhadap kilang Yaroslavl, yang dimiliki bersama oleh Rosneft dan Gazprom Neft, mengakibatkan kebakaran di lokasi tersebut, kata militer Ukraina di saluran Telegram resminya. Gubernur Wilayah Yaroslavl, Mikhail Yevrayev, melaporkan di saluran Telegram-nya bahwa serangan besar-besaran oleh drone Ukraina telah berhasil dipukul mundur semalam.

Pabrik Yaroslavl berjarak sekitar 175 mil (282 kilometer) dari Moskow dan dapat mengolah 15 juta ton minyak mentah per tahun, setara dengan sekitar 300.000 barel per hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arifki Chaniago Tanggapi Rekomendasi KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Kemlu RI Tegaskan Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Kejahatan Perang
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Pertumbuhan Investasi Diikuti Penyerapan Tenaga Kerja Tuai Apresiasi
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BI Jatim Gandeng 7 Museum, Perkuat Sinergi Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Trump Ungkap Penembak Telah Ditangkap Saat Acara Jamuan Makan Malam
• 12 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.