Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dievakuasi dari insiden penembakan saat acara malam malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih. Usai lolos dari insiden itu, Trump menyinggung perang melawan Iran.
Dirangkum detikcom, penembakan terjadi pada Sabtu (25/4/2026) waktu setempat. Usai insiden itu, Trump memberikan keterangan di Gedung Putih.
"Ini tidak akan menghalangi saya untuk memenangkan perang di Iran. Saya tidak tahu apakah itu ada hubungannya dengan itu, saya benar-benar tidak berpikir demikian, berdasarkan apa yang kita ketahui," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih setelah insiden keamanan yang mengejutkan itu seperti dilansir AFP, Minggu (26/4).
Trump mengatakan 'Anda tidak pernah tahu' apakah itu bisa dikaitkan dengan perang melawan Iran atau tidak. Dia mengatakan para penyelidik sedang menyelidiki motif penembak yang dia gambarkan sebagai 'lone wolf' atau pelaku bekerja sendirian.
Trump sebelumnya membatalkan perjalanan utusannya ke Pakistan untuk pembicaraan damai dengan Iran. Hal itu dilakukan usai dia mengaku tidak terkesan dengan posisi negosiasi Teheran setelah hampir dua bulan perang.
Pada Sabtu malam, Trump menghadiri makan malam dengan asosiasi jurnalis Gedung Putih di hotel Hilton Washington DC. Penembakan kemudian terjadi di luar ballroom yang menjadi lokasi acara.
Orang-orang yang hadir di dalamnya diarahkan untuk sembunyi di bawah meja atau merebahkan tubuh di lantai. Agen secret service langsung berlarian ke arah Trump dan Melania yang ada di atas panggung.
Mereka langsung mengevakuasi keduanya. Selain Trump, Wapres AS JD Vance juga langsung dievakuasi.
Agen keamanan juga tampak mengevakuasi Ketua DPR AS Mike Johnson, Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F Kennedy dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Mereka dibawa ke lokasi aman.
(lir/lir)





