Sahara Ubah Warung Tradisional jadi Serba Digital

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Aplikasi digital Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) didirikan pada 2015 yang bertujuan untuk mendukung usaha perempuan, khususnya bidang ritel tradisional atau usaha warung. Hingga saat ini ada sekitar 10 ribu warung yang menjadi binaan di seluruh DKI Jakarta.

Mengikuti seiring pesatnya perkembangan teknologi, Sahara dapat diunduh melalui Google Play Store yang bernama Sembako Sahara untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan mereka secara online.

Baca Juga :
Optimalkan Kekayaan Nasabah Lewat Digital, Bukan Sekadar Proteksi
Dari Firasat ke Fakta berkat Alat Deteksi Dini Digital

Hal demikian merupakan wujud dari semangat digitalisasi usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM dari yang sebelumnya dipandang tradisional kini juga menyentuh modernisasi dengan beradaptasi akan teknologi digital.

Baru-baru ini, Sahara bersama Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) menggelar bazar yang menjual paket sembako atau sembilan bahan pokok murah sebagai bentuk kepedulian sesama dalam membantu meringankan masyarakat menghadapi kondisi ekonomi sekarang.

Warga membeli paket sembako menggunakan Aplikasi Sahara.
Photo :
  • Dok. Sahara

Hal tersebut karena masyarakat belakangan ini mengalami banyak tekanan kondisi ekonomi, mulai dari naiknya harga sejumlah bahan pangan dan bahan pokok hingga bayang-bayang krisis energi imbas situasi geopolitik global.

Dari data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional dilaporkan per 24 April 2026 harga telur menyentuh angka Rp32.000 per kilogram, kemudian beras kualitas bawah I di harga Rp 14.550 per kg, beras kualitas bawah II Rp 14.550 per kg.

Sedangkan, beras kualitas medium I Rp 16.050 per kg dan beras kualitas medium II di harga Rp 15.950 per kg. Beras kualitas super I di harga Rp17.350 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.850 per kg. Selain itu, harga pangan lainnya seperti bawang merah tembus Rp 45.950 per kg, dan harga bawang putih sentuh Rp 39.650 per kg.

"Kami mengadakan bazar ini untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Kita tahu sendiri harga-harga naik, harga telur naik, minyak goreng naik. Maka itu, kami turun ke tengah masyarakat menjual sembako murah ini untuk membantu sesama," kata Ketua Umum Inkowapi Sharmila Yahya.

Dalam bazar tersebut telur dijual dengan harga di bawah pasar yakni Rp27.000 per kg, dan minyak goreng 1 liter seharga Rp10.000 dengan sistem tebus murah setelah membeli paket sembako. Ia pun mengagendakan bazar tersebut rutin setiap bulan dengan lokasi yang berbeda di Jakarta dengan harapan banyak masyarakat yang terbantu.

Baca Juga :
Karya Jurnalistik Dieksploitasi Platform Digital dan AI, Pemerintah Percepat Revisi UU Hak Cipta Rampung Tahun Ini
Karya Jurnalistik Bakal Diakui Hak Cipta, Pemerintah Siapkan Skema Royalti
Jasa Raharja: Transformasi Digital Kunci Tingkatkan Kualitas Layanan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkes Batasi Distribusi Makanan 4 Jam untuk Cegah Bakteri di Dapur Gizi Nasional
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Dosen Ungkap Tantangan Implementasi dan Pengawasan UU PPRT
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Goldman Sachs Mengisyaratkan Penurunan Guncangan Pasokan dalam Prospek Dolar AS
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saudi Jamin Kelancaran dan Keamanan Ibadah Jemaah Calon Haji Indonesia di Tanah Suci
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jadwal AC Milan vs Juventus Dini Hari Nanti: Rossoneri di Ujung Tanduk, Bianconeri On Fire!
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.