Otoritas keamanan Washington DC memastikan bahwa Cole Thomas Allen, pelaku penembakan di kawasan Gedung Putih, melakukan aksinya tanpa bantuan pihak mana pun. Hingga saat ini, penyelidikan mendalam masih dilakukan untuk mengungkap motif di balik serangan yang menghebohkan publik tersebut.
Walikota Washington DC, Muriel Bowser, menegaskan keyakinannya bahwa situasi sudah terkendali dan tidak ada ancaman tambahan dari pihak lain. Ia memberikan jaminan keamanan kepada warga setelah koordinasi intensif dengan kepolisian setempat dan agen federal.
"Kami meyakini bahwa tidak ada pihak lain yang terlibat dalam insiden ini. Berdasarkan data yang kami miliki hingga saat ini, pelaku bertindak sepenuhnya sendirian saat mencoba menyerbu pos pemeriksaan," ujar Muriel Bowser.
Baca juga:
Suara Kencang Diduga Tembakan Terdengar di Gedung Putih, Trump Dievakuasi
Insiden mencekam ini terjadi saat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tengah menghadiri acara White House Correspondents' Dinner. Serangkaian suara tembakan yang terdengar di ruangan memaksa agen Secret Service segera mengevakuasi Presiden dari lokasi perjamuan tahunan tersebut.
Suasana di aula perjamuan sempat kacau ketika sekitar 2.600 tamu, termasuk para jurnalis dan pejabat tinggi, bersembunyi di bawah meja. Para agen keamanan dan pihak berwenang bergegas merangsek masuk ke aula makan sementara para pelayan berlarian menyelamatkan diri.
Atas perbuatannya, Cole Thomas Allen kini didakwa dengan dua tuduhan berat. Ia terancam hukuman atas penggunaan senjata api secara ilegal serta penyerangan terhadap petugas federal dengan menggunakan senjata berbahaya.
Seorang petugas keamanan yang terluka dalam kejadian ini dilaporkan dalam kondisi stabil. Petugas tersebut berhasil selamat dari maut dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat pasca-insiden tersebut.




