Sempat Lumpuh dan Antre Panjang, TPA Burangkeng Akhirnya Normal Lagi, Ternyata Ini Biang Keroknya

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memastikan operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, kembali normal setelah sempat mengalami kendala dalam beberapa hari terakhir. Pemulihan ini dilakukan melalui langkah cepat yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait mengatakan pemerintah daerah segera menggelar rapat maraton untuk mencari solusi atas terhentinya operasional pengolahan dan pengangkutan sampah.

Baca Juga
  • Gubernur Pramono Teken Kerja Sama Sister City Hingga Bahas K-Pop
  • Iran Gelar Parade Rudal Balistik di Teheran
  • Kasus Daycare Yogya Polisi Tetapkan 13 Tersangka

“Kemarin bersama pimpinan daerah kita segera mengambil langkah cepat melalui rapat maraton guna mencari solusi terbaik agar operasional dapat kembali berjalan,” ujar Donny di Cikarang, Ahad.

Ia menjelaskan gangguan operasional terjadi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar industri yang berdampak langsung terhadap biaya operasional pihak ketiga selaku pengelola alat berat di TPA tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kondisi di luar perhitungan kontrak kerja sama itu menyebabkan pihak ketiga menghentikan sementara operasional puluhan alat berat. Dampaknya, antrean panjang truk pengangkut sampah dari berbagai wilayah Kabupaten Bekasi sempat terjadi.

Namun setelah dilakukan pembahasan intensif antara pemerintah daerah dan pengelola, operasional pengolahan sampah kembali dibuka melalui skema penyesuaian teknis.

“Ada penyesuaian jumlah alat berat yang beroperasi dari sebelumnya 22 unit menjadi 18 unit untuk menyesuaikan anggaran yang ada,” katanya.

Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai langkah efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Saat ini, aktivitas di TPA Burangkeng telah kembali berjalan normal.

“Sekarang sudah normal, tidak ada antrean dan armada sudah bergerak kembali. Itu yang menjadi fokus utama kami saat ini,” ujarnya.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Tito Tegaskan Penghargaan Pemda Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Akhirnya! Dortmund Restui Adeyemi ke MU, Tapi...
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Ketika Kepintaran Lebih Diutamakan dari Nilai Moral dan Etika
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Mitigasi Bencana, BNPB Tanam 2.257 Bibit Pohon di Beberapa Wilayah Aceh
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Jamaah haji perlu tahu! Ini sistem nomor hotel berbasis sektor Makkah
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.