Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, tapi juga Kompetensi

realita.co
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA (Realita) — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa perkembangan dunia kerja saat ini menuntut pekerja memiliki kemampuan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, dan tidak hanya mengandalkan ijazah. Hal ini penting agar pekerja mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja yang semakin cepat.

“Dunia kerja saat ini tidak hanya melihat ijazah, tetapi juga kompetensi. Sertifikasi menjadi nilai tambah penting agar pekerja mampu bersaing dan berkembang, serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri,” ujar Afriansyah Noor saat membuka Rapat Kerja Nasional Serikat Pekerja Sucofindo di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Ia menjelaskan, penguatan kompetensi dapat dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai lembaga pelatihan dan sertifikasi, seperti balai pelatihan vokasi Kementerian Ketenagakerjaan, Politeknik Ketenagakerjaan, serta Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Program tersebut mencakup pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Selain itu, Afriansyah Noor juga menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis di lingkungan kerja. Ia mengajak serikat pekerja di lingkungan Sucofindo untuk menjaga persatuan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tempat kerja.

Baca juga: Magang Nasional Batch I Ditutup, Kemnaker Perkuat Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja

“Jika komunikasi berjalan baik dan semua pihak saling mendukung, maka perusahaan akan maju dan pekerja semakin sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sucofindo, Sandry Pasambuna, mengatakan keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia di dalamnya.

Baca juga: Menaker: BLK Disiapkan jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Ia menilai kesejahteraan pegawai dan keluarganya menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perusahaan.

“Dengan semangat kebersamaan, saling percaya, dan komitmen yang kuat, kita dapat terus menjaga harmoni dan bersama-sama mengawal masa depan perusahaan menjadi lebih baik,” ucapnya.hms

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Karyawan Samsung Tuntut Kenaikan Gaji, Aksi Protes Turunkan Produksi Shift Malam di Pabrik Korea Hingga 58%
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Kesaksian Warga Jogja soal Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Perjuangan Eko Yuli Irawan dari Anak Tukang Becak hingga Bangun Sasana Angkat Besi
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Seorang Pria Jadi Korban Penyiraman Diduga Air Keras di Cengkareng Jakbar
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pembangunan Sarana Air Bersih Prioritas Utama TMMD ke-128 Kodim 1204 Sanggau
• 21 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.