Kalender Ekonomi Pekan Ini: 5 Bank Sentral Global Umumkan Suku Bunga hingga Laporan Big Tech

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Lima bank sentral besar akan menggelar pertemuan, yaitu Federal Reserve (The Fed), Bank of Japan, Bank of Canada, European Central Bank, dan Bank of England. 

Kalender Ekonomi Pekan Ini: 5 Bank Sentral Global Umumkan Suku Bunga hingga Laporan Big Tech. Foto: AP.

IDXChannel - Minggu ini menjadi salah satu pekan tersibuk dalam kalender ekonomi. Lima bank sentral besar akan menggelar pertemuan, yaitu Federal Reserve (The Fed), Bank of Japan, Bank of Canada, European Central Bank, dan Bank of England. 

Blokade Selat Hormuz oleh AS dan Iran tetap menjadi isu utama. Kedua pihak tidak bersedia bertemu di Islamabad akhir pekan lalu. Harga minyak Brent ditutup di level USD105,33 per barel pada Jumat pekan lalu, hampir USD20 lebih tinggi dibandingkan titik terendah minggu sebelumnya.

Baca Juga:
BI Proyeksi The Fed Tahan Suku Bunga hingga Akhir 2026 Imbas Geopolitik

Dengan dinamika tersebut, berikut adalah rilis utama yang paling mungkin memengaruhi pandangan investor minggu ini:

Lima bank sentral diperkirakan mempertahankan suku bunga pekan ini, sehingga kebijakan mereka berada di level yang kurang lebih sama sejak akhir 2025. 

Baca Juga:
Harga Tembaga Melemah, Pasar Pantau Isu AS-Iran dan The Fed

The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan (fed funds rate) tidak berubah di kisaran 3,50–3,75 persen di tengah kemungkinan risiko inflasi yang terkait dengan lonjakan harga minyak, serta menunggu konfirmasi ketua baru. 

Ketua saat ini, Jerome Powell, kemungkinan akan mempertahankan nada yang hati-hati, dengan sinyal jeda lebih lanjut dalam pemotongan suku bunga menjelang akhir masa jabatannya pada 15 Mei.

Baca Juga:
Calon Ketua The Fed Kevin Warsh Janji Jaga Independensi, Tak Akan Jadi Boneka Trump

Pernyataan para bank sentral lainnya juga akan dianalisis untuk melihat bagaimana mereka memandang guncangan harga minyak, perlambatan pertumbuhan, dan dampaknya terhadap inflasi.

Rilis pertumbuhan ekonomi AS kuartal I-2025, Rabu (29/4/2026) juga menjadi sorotan pekan ini. Produk Domestik Bruto (PDB) AS diperkirakan naik 1,2 persen menurut model GDPNow dari Atlanta Fed. 

Selain itu, inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) yang akan diumumkan Kamis juga menjadi pembacaan awal yang penting tentang seberapa besar dampak lonjakan harga minyak mulai masuk ke indikator inflasi favorit The Fed. 

Model Inflation Nowcasting dari Cleveland Fed memproyeksikan inflasi utama naik menjadi 3,39 persen (yoy) pada Maret.

Minggu ini juga menjadi salah satu periode tersibuk dalam musim laporan keuangan kuartal I, dipimpin oleh perusahaan teknologi berkapitalisasi besar. Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Meta dijadwalkan melaporkan pada Rabu, diikuti Apple pada Kamis. 

Laporan penting lainnya termasuk Eli Lilly, Visa, Mastercard, Coca-Cola, Chevron, Exxon Mobil, Merck, Amgen, Qualcomm, General Motors, Verizon, dan AbbVie.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PBVSI Andalkan Megawati Hangestri Pimpin Timnas Voli Putri untuk Tiga Turnamen 2026, Padahal “Megatron” Masih Cedera Lutut
• 5 jam laluharianfajar
thumb
HP Mulai Ditinggalkan, Penggantinya Laku Keras di Amerika
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jelang Laga Persija vs Persis Solo, Mauricio Souza Fokus Pemulihan Fisik dan Penyelesaian Akhir
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Stok Mobil Bekas Ini Lagi Banjir, Banyak Diburu Operasional MBG
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Live Streming dan Siaran Langsung Bali United Vs PSM Makassar: Kejutan Taktik Ahmad Amiruddin dan Tugas Krusial Dusan Lagator
• 6 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.