JAKARTA, KOMPAS.com - Nasib tragis menimpa seorang pegawai Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang juga anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial EY (47).
Pasalnya, ia menjadi sasaran amukan massa di Terminal Depok Baru, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026) malam, usai menegur seorang ibu yang memarahi anaknya.
Hal tersebut membuat EY babak belur hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Brimob untuk menjalani pemeriksaan.
Baca juga: Banting Setir dari Buruh Pabrik, Anto Raup Omzet Rp 51 Juta dari Usaha Tempe Rumahan
Kronologi
Petugas Pengelolaan Terminal Terpadu Depok Baru, Bergas Fajar, mengatakan, peristiwa pengeroyokan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.
Saat itu, EYZ tengah menunggu anaknya untuk dijemput. Saat sedang menunggu, pegawai Kemenhan itu melihat seorang ibu yang ia duga memarahi anaknya.
"Dia (pegawai Kemenhan) itu melerai atau menegur ibu-ibu yang sedang memarahi anaknya secara bercanda. Terus dari ibunya itu tidak terima," ucap Bergas saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/4/2026).
Setelah ditegur, ibu itu langsung meninggikan nada bicara kepada korban sampai akhirnya terjadi keributan.
Situasi semakin memanas ketika suami dari ibu tersebut datang dan mendengar istrinya terlibat cekcok. Emosi pria itu tersulut hingga kemudian memukul EY.
Penumpang Lain Ikut Mengeroyok
Penumpang lain ikut tersulut emosi setelah ibu tersebut diduga melakukan provokasi. Situasi tegang berubah menjadi ricuh hingga memicu pengeroyokan.
Baca juga: Pungli Sopir Pikap di Thamrin City, Pelaku Paksa Mobil Berhenti hingga Bikin Macet
"Ibu itu memberikan provokasi ke orang-orang di sekitar situ. Katanya si korban ini dibilang memukul duluan katanya," ujar Bergas.
Bagas menyebut, suasana semakin memanas ketika pegawai EY mengaku sebagai anggota.
"Katanya masyarakat atau orang-orang di situ sempat kesal gara-gara korban ini teriak-teriak 'saya anggota, saya anggota'. Takutnya mengaku-ngaku juga," ucap dia.
Alami Luka di Mata dan Bibir
Setelah menjadi sasaran pengeroyokan, EY mengalami sejumlah luka di bagian wajahnya.
"Luka terparah itu di mata, pelipis mata sebelah kanan, sama bibir sebelah kanan," ucap Bergas.