Lansia asal Kampung Cidahu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Sadi (60), tengah sakit hingga ditandu menggunakan sarung viral di media sosial. Warga menyebut Sadi terpaksa dievakuasi menggunakan kain sarung dan bambu karena akses jalan yang rusak parah.
"Kejadiannya kemarin (Sabtu) pagi sekitar jam 08.00 WIB. Pak Sadi menderita komplikasi asam urat dan lambung. Karena ambulans tidak bisa masuk sama sekali ke lokasi rumah, warga akhirnya inisiatif membuat tandu darurat," ujar Galih, warga setempat sekaligus perekam video dilansir detikJabar, Senin (27/4/2026).
Momen dramatis ini terekam dalam video viral berdurasi singkat. Terlihat sejumlah pria harus berjibaku memikul beban bambu panjang di atas bahu mereka.
Di bawah bambu itu, tubuh Sadi tampak terbungkus beberapa helai kain sarung dan selimut, terombang-ambing saat warga melintasi medan jalan yang ekstrem. Galih menceritakan, warga harus menandu Sadi sekitar 1 kilometer untuk mencapai titik jemput ambulans.
Galih menyebut, warga sudah sering menandu warga lainnya yang sakit dengan kain sarung karena akses jalan yang rusak. Galih meminta pemerintah segera memperbaiki jalan rusak di wilayahnya.
"Harapannya semoga cepat didengar pemerintah. Intinya warga sudah bingung harus gimana lagi, setiap ada yang sakit pasti kejadiannya ditandu seperti ini," ujarnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
(whn/zap)





