Sabastian Sawe Cetak Rekor Dunia di London Marathon 2026, Jadi Manusia Pertama yang Tembus Sub-2 Jam

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pelari asal Kenya, Sabastian Sawe, mencatat sejarah dengan memecahkan rekor dunia maraton pada ajang London Marathon 2026, Minggu (26/4/2026).

Sabastian Sawe menjadi pelari pertama dalam sejarah yang mampu finis di bawah dua jam dalam lomba maraton resmi. Ia menyelesaikan lintasan sejauh 42,2 kilometer dengan catatan waktu 1 jam 59 menit 30 detik di London Marathon 2026.

Pencapaian tersebut membuat Sabastian Sawe berhasil memecahkan rekor dunia sebelumnya yang dipegang oleh pelari Kenya, Kelvin Kiptum, yang saat itu memiliki catatan waktu 2 jam 00 menit 35 detik di Chicago Marathon 2023.

Rekor baru yang dicatatkan oleh Sawe unggul 1 menit 5 detik dari catatan Kelvin Kiptum, yang telah meninggal dunia pada 11 Februari 2024.

Pencapaian pelari jarak jauh asal Kenya itu semakin terasa istimewa karena diraih dalam ajang resmi yang memenuhi seluruh standar kompetisi internasional. 

Pasalnya sebelumnya legenda maraton Eliud Kipchoge memang pernah mencatat waktu di bawah dua jam, yakni 1 jam 59 menit 40 detik pada Oktober 2019. Namun, pencapaian tersebut tidak diakui sebagai rekor dunia karena dilakukan dalam kondisi khusus yang tidak sesuai regulasi.

Pelari asal Kenya, Sabastian Sawe pecahkan rekor di London Marathon 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Matthew Childs

Melansir laman resmi Olympics, Sabastian Sawe memang menunjukkan konsistensi performa di London Marathon. Pada edisi 2025, ia berhasil finis dengan catatan waktu 2 jam 02 menit 27 detik.

Sawe mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan persiapan matang selama empat bulan terakhir.

"Datang ke London untuk kedua kalinya sangat penting bagi saya dan itulah mengapa saya mempersiapkan diri dengan baik. Akhirnya, apa yang telah saya kerjakan selama empat bulan membuahkan hasil yang baik hari ini." kata Sabastian Sawe.

"Hari ini saya telah membuat sejarah di London, dan untuk generasi mendatang saya telah menunjukkan kepada mereka bahwa tidak ada yang mustahil. Segala sesuatu mungkin terjadi, hanya masalah waktu." tambahnya.

Selain itu, persaingan di London Marathon 2026 juga berlangsung sangat ketat. Pelari Ethiopia, Yomif Kejelcha juga berhasil finis di posisi kedua dengan waktu 1 jam 59 menit 41 detik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sadio Camara Menteri Pertahanan Mali Terbunuh dalam Serangkaian Serangan di Rumahnya
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Daftar Bandara Tersepi di Indonesia
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
MK Tunda Pemeriksaan Ahli untuk 6 Gugatan KUHP Baru, Kenapa?
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Duel Milan lawan Juventus berakhir imbang tanpa gol
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Foto: FBI Selidiki Rumah Pelaku Penembakan Trump
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.