Ketua Umum KADIN DKI Jakarta:Perempuan Harus Mandiri dan Konsisten Berwirausaha

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: KADIN DKI Jakarta menegaskan pentingnya kemandirian dan keberlanjutan dalam membangun usaha. Hal tersebut disampaikan Ketua KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi, pada acara Svarna Kartini 2026 yang digelar Metro TV di Piazza Gandaria City, Jakarta, Sabtu, 25 April 2026.

Acara Svarna Kartini merupakan festival reflektif dan selebratif yang mengangkat pemberdayaan perempuan melalui berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari diskusi inspiratif, fashion, hingga pengalaman interaktif. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang bagi perempuan untuk merefleksikan nilai diri, menghadapi tantangan pada era modern, serta menegaskan peran sebagai subjek yang menentukan arah hidupnya sendiri.

Dalam rangkaiannya, Svarna Kartini menghadirkan sejumlah sesi utama seperti talkshow bertema self love dan kisah inspiratif, kelas kecantikan interaktif, parade fashion, hingga apresiasi bagi perempuan yang dinilai berdampak di berbagai bidang. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perempuan untuk terus bertumbuh, berdaya, dan berani menciptakan perubahan.
 

Baca Juga :

Svarna Kartini Jadi Ajang Penguat Perempuan di Sektor Industri

Ketua KADIN DKI Jakarta Diana hadir dalam sesi talkshow di festival tersebut. Pada sesi tersebut, Diana membagikan pengalamannya merintis usaha dari nol hingga mampu berkembang seperti saat ini. Ia menekankan bahwa setiap pencapaian besar selalu berawal dari langkah kecil yang direncanakan dengan matang.

"Semua adalah proses. Tidak ada yang besar kalau tidak dimulai dari hal kecil. Yang penting kita punya perencanaan, lalu menjalankannya secara konsisten dan berkelanjutan," ujar Diana.


Ketua KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi (Foto:MetroTV)

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin terdigitalisasi, pelaku usaha perlu membangun sistem yang kuat agar bisnis dapat berjalan secara berkelanjutan. Hal ini menjadi kunci agar usaha tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu bertahan.

Sebagai pemimpin di dunia usaha sekaligus organisasi, Diana menyoroti pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan dua peran tersebut. Ia memastikan tidak ada konflik kepentingan antara bisnis pribadi dan tanggung jawabnya di KADIN.

"Peran ini harus berjalan beriringan. Kita tidak boleh memiliki konflik kepentingan, dan di sisi lain kita juga harus mampu membantu memajukan pengusaha lain," katanya.
 

Baca Juga :

Kiki Saputri Ajak Perempuan Lawan Standar Kecantikan di Svarna Kartini

Ia juga menekankan bahwa KADIN merupakan wadah bagi para pengusaha, sehingga perannya adalah menjadi mitra sekaligus teman bagi anggota, baik dalam persoalan bisnis maupun personal.

Dalam perjalanan kariernya, Diana mengakui pernah berada di titik terendah. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi titik balik untuk bangkit dan melangkah lebih jauh.

"Kalau kita sudah di bawah, kita yakin pasti bisa naik. Yang penting kita ingat tujuan awal kita. Kalau tujuan sudah jelas, insyaallah kita bisa melangkah ke depan," ungkapnya.

Menutup sesi tersebut, Diana merangkum semangat perempuan masa kini dalam satu kata, yaitu 'mandiri'.


(Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Saat ditemui usai acara, Diana turut membagikan pandangannya terkait langkah realistis bagi perempuan yang ingin memulai bisnis dari nol. Ia menekankan pentingnya memiliki tujuan yang jelas serta menjalankan usaha berdasarkan passion.

"Kalau kita berbisnis dengan passion, kita akan menjalaninya dengan suka. Tantangan akan terasa lebih ringan karena kita memang mencintai apa yang kita lakukan," jelasnya.

Ia juga melihat sejumlah sektor yang saat ini terbuka luas bagi perempuan, seperti kuliner, fashion, serta bidang digital. Selain itu, peluang di dunia konten dinilai semakin menjanjikan seiring perkembangan teknologi.

"Sekarang perempuan banyak masuk ke kuliner, fashion, dan digital. Bahkan konten juga menjadi peluang baru yang bisa dikembangkan ke depan," katanya.

Melalui semangat yang diusung dalam Svarna Kartini 2026, Diana menegaskan bahwa kemandirian perempuan bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang harus terus diperjuangkan dengan konsistensi, integritas, dan keberanian untuk memulai. 

Dengan memadukan tujuan yang jelas, passion, serta kemampuan beradaptasi di era digital, perempuan diyakini mampu menjadi penggerak utama dalam menciptakan usaha yang tangguh dan berkelanjutan. Ia pun berharap semakin banyak perempuan berani mengambil peran, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Pelecehan Seksual di FH Unej, Pelaku Terancam DO
• 18 jam laludetik.com
thumb
Menanti Babak Baru Afrika vs Asia di Piala Dunia 2026
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Makassar Siap Lebih Sehat Lewat Penguatan Olahraga Masyarakat
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Ilmuwan Temukan Kandungan Vitamin Panjang Umur dalam Tempe
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Mengapa Hari Pendidikan Nasional 2 Mei Penting? Menelusuri Sejarah dan Makna Hardiknas
• 2 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.