Daftar Harga BBM Dunia April 2026, Ini Negara Paling Murah dan Termahal

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Harga bahan bakar minyak (BBM) di dunia menunjukkan kesenjangan yang sangat ekstrem. Per April 2026, selisih harga bensin antarnegara bisa mencapai lebih dari 170 kali lipat. Perbedaan ini dipengaruhi oleh subsidi energi, pajak tinggi, serta ketergantungan negara terhadap impor atau produksi minyak domestik.

Secara global, harga rata-rata bensin berada di kisaran US$5,58 per galon atau sekitar Rp94.860 per galon (kurs Rp17.000 per dolar AS). Namun angka ini hanya menjadi titik tengah dari rentang harga yang sangat lebar di berbagai negara dunia.

Baca Juga :
Sultan Oman Bertemu Menlu Iran, Bahas Penyelesaian Konflik Regional
Kemlu AS Akui Serang Iran karena Israel, Ini Faktanya
Daftar Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia

Melansir dari Visual Capitalist, Senin, 27 April 2026, negara-negara penghasil minyak ini cenderung memiliki harga BBM sangat murah karena subsidi besar dari pemerintah. Libya menjadi yang termurah di dunia. Berikut daftar lengkapnya:

1. Libya — US$0,09 per galon ≈ Rp1.530 per galon (± Rp400–Rp500 per liter)

2. Iran — US$0,11 per galon ≈ Rp1.870 per galon

3. Venezuela — US$0,13 per galon ≈ Rp2.210 per galon

4. Angola — US$1,24 per galon ≈ Rp21.080 per galon

5. Kuwait — US$1,28 per galon ≈ Rp21.760 per galon

6. Algeria — US$1,34 per galon ≈ Rp22.780 per galon

7. Turkmenistan — US$1,62 per galon ≈ Rp27.540 per galon

8. Egypt — US$1,66 per galon ≈ Rp28.220 per galon

9. Kazakhstan — US$1,99 per galon ≈ Rp33.830 per galon

10. Qatar — US$2,13 per galon ≈ Rp36.210 per galon

11. Saudi Arabia — US$2,35 per galon ≈ Rp39.950 per galon

12. Oman — US$2,35 per galon ≈ Rp39.950 per galon

13. Iraq — US$2,46 per galon ≈ Rp41.820 per galon

14. Bahrain — US$2,54 per galon ≈ Rp43.180 per galon

15. Azerbaijan — US$2,56 per galon ≈ Rp43.520 per galon

Negara dengan Harga BBM Termahal di Dunia

Di sisi lain, wilayah dengan harga tertinggi biasanya adalah negara maju atau daerah yang bergantung pada impor energi dan pajak tinggi. Salah satunya, Hong Kong dengan US$15,65 per galon atau Rp266.050 per galon, sekitar Rp70.000–Rp75.000 per liter. 

Tingginya harga ini dipengaruhi oleh pajak bahan bakar, biaya impor, serta keterbatasan produksi energi domestik.

Perbedaan harga ini juga berdampak langsung pada daya beli energi masyarakat. Dengan uang US$10 atau sekitar Rp170.000, warga di Libya bisa mendapatkan bensin untuk perjalanan hingga ± 3.885 mil, tetapi di Hong Kong, hanya cukup untuk sekitar ± 22 mil.

Baca Juga :
Benarkah Penembakan di Jamuan Gedung Putih Terkait Iran? Ini Jawaban Trump
Perundingan Batal, Akankah AS-Iran Kembali Memanas? Ini Jawaban Trump
Mendadak Batal, Ini Penyebab AS Urungkan Negosiasi dengan Iran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Minggu Ini: Hubungan, Karier, dan Keuangan di 27 April - 3 Mei 2026
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Geger Suami Bakar Diri dan Istrinya di Banyuwangi, Berakhir Tragis
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Pratikno: Pemerintah Akan Review Daycare se-RI Imbas Kasus di Yogya
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Hari Otonomi Daerah, Wamendagri Tegaskan Kewenangan Harus Diimbangi dengan Integritas
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Ghalibaf Sebut AS Mulai Kehabisan Kartu dalam Tekanan Ekonomi terhadap Iran
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.