Muscat: Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi menyerukan pentingnya diplomasi pada Minggu, 26 April, guna menjamin kebebasan navigasi yang berkelanjutan di tengah pembatasan pelayaran di Selat Hormuz.
Seruan ini muncul menyusul ketegangan yang meningkat pascaserangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Albusaidi mengatakan, telah mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengenai situasi di Selat Hormuz. Ia mendeskripsikan diskusi tersebut berjalan dengan baik.
“Sebagai negara pesisir, kami mengakui tanggung jawab bersama kepada komunitas internasional dan adanya kebutuhan kemanusiaan yang mendesak untuk membebaskan para pelaut yang telah ditahan terlalu lama,” tulis Albusaidi melalui platform media sosial X, seperti dikutip Anadolu, Senin, 27 April 2026.
Ia menambahkan bahwa diperlukan banyak upaya diplomasi dan solusi praktis guna memastikan kebebasan navigasi yang bersifat permanen di kawasan tersebut. Araghchi tiba di Muscat pada hari Sabtu setelah bertolak dari Islamabad untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Oman.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mediasi Pakistan dalam mencapai kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat guna mengakhiri konflik di antara kedua negara. Setelah kunjungannya ke Oman, menteri luar negeri Iran tersebut kembali ke Pakistan pada hari Minggu untuk membahas kemungkinan putaran kedua negosiasi dengan Washington, sebelum melanjutkan perjalanan ke Moskow untuk bertemu dengan pejabat Rusia.
Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat telah mengadakan pembicaraan di Islamabad dua pekan lalu, namun gagal mencapai kesepakatan. Negosiasi tersebut dilakukan setelah Pakistan menengahi gencatan senjata selama dua minggu pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.
Meski upaya untuk pembicaraan putaran berikutnya sedang berlangsung, beberapa poin krusial yang masih menjadi hambatan adalah status Selat Hormuz, blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, serta masalah pengayaan uranium Iran.
(Kelvin Yurcel)




