Pemadaman Lampu 1 Jam di Jakarta Tekan Emisi 77,53 Ton CO2e, Hemat Rp 140 Juta

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat aksi pemadaman lampu selama 60 menit dalam rangka Hari Bumi2026 pada Sabtu (25/4/2026) mampu menurunkan emisi karbon sebesar 77,53 ton CO2e.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, aksi tersebut merupakan bagian dari upaya penghematan energi sekaligus pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Aksi hemat energi yang dilakukan tadi malam merupakan aksi rutin yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Kegiatan ini juga mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 mengenai Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam Rangka Penghematan Energi dan Pengurangan Emisi Karbon,” kata Dudi dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Kebakaran Rumah yang Tewaskan Penderita Stroke di Jaktim Diduga akibat Korsleting

Dalam pelaksanaannya, lampu penerangan dipadamkan di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri di Jakarta, termasuk sejumlah ikon kota, seperti Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pemuda, Patung Jenderal Sudirman, hingga Balai Kota Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan data PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, selama satu jam pemadaman tercatat penghematan konsumsi listrik sebesar 96,91 MWh.

Penghematan tersebut setara dengan efisiensi biaya listrik mencapai Rp 140.226.312.

“Selain itu, terjadi penurunan emisi karbon sebesar 77,53 ton CO2e,” ujarnya.

Dudi menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti mematikan lampu secara serentak dapat memberikan dampak nyata terhadap pengurangan emisi.

Pemprov DKI Jakarta akan terus melaksanakan program serupa secara berkala guna mendorong masyarakat membiasakan perilaku hemat energi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Kebakaran Rumah yang Tewaskan Penderita Stroke di Jaktim Diduga akibat Korsleting

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan langkah sederhana, di antaranya menggunakan lampu hemat energi, mencabut perangkat elektronik saat tidak digunakan, serta mengatur penggunaan pendingin ruangan secara efisien.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Adapun, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak sebanyak tiga kali yang berlangsung pada 25 April 2026 dalam rangka Hari Bumi, 13 Juni 2026 dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, dan 26 September 2026 dalam rangka Hari Ozon Sedunia.

“Kegiatan pemadaman lampu bertujuan mendorong penghematan energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan,” kata Dudi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PAN Setuju Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Dorong Revisi Aturan
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Moh. Zaki Ubaidillah Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Geanalogi Membaca Antar Generasi dan Kesenjangan Kognitif
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Suami Kesha Ratuliu Kepergok Nangis di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sang Istri: Dia Sayang Banget Juga sama Cipa
• 20 menit lalugrid.id
thumb
Polres Tanjung Priok Bongkar Peredaran Sabu Rp1 Miliar
• 4 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.