Banyak Aduan Publik, Kemendagri Turun Tangan Awasi Gubernur Kaltim

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengambil langkah tegas dengan melakukan pengawasan dan pendampingan khusus terhadap Rudy Mas'ud. 

Kebijakan ini diambil Wamendagri Bima Arya menyusul banyaknya aduan masyarakat serta sorotan publik terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kalimantan Timur (Kaltim).

Wamendagri Bima Arya mengingatkan agar APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) digunakan dengan hati-hati dengan memperhatikan efisiensi.

BACA JUGA:INDEF: Biaya Kemasan Plastik Melonjak, Kenaikan Harga Minyak Goreng Sulit Dihindari

"Kaltim saat ini dalam pengawasan kami, dan sedang kita dampingi secara khusus. Karena banyak aduan dan juga kita mencermati opini yang ada di publik begitu ya," kata Bima Arya di Kemendagri, Senin, 27 April 2026.

"Dan kita terus mengingatkan agar betul-betul berhati-hati dengan APBD. Agar dialokasikan sesuai dengan semangat efisiensi," sambungnya.

Mantan Walikota Bogor ini mengakui pihaknya memberikan sejumlah catatan kepada Rudy Mas'ud.

Bahkan, kata dia, Kemendagri telah menurunkan tim Ditjen Otda.

Ia mengingtkan agar kepala daerah selalu memegang semangat efisiensi.

"Jadi ya Kaltim ini banyak catatan dari kami. Setiap perkembangan pasti kita sikapi. Ada dari Irjen yang kami turunkan ke sana gitu ya, teman-teman dari Otda yang juga berkomunikasi mengingatkan. Ya intinya, semangat efisiensi itu harus terus dipegang," ungkapnya.

BACA JUGA:Panduan Cara Kurban Online di Baznas Sesuai Syariat, Lengkap Pilihan Hewan Kurbannya

"Kita berharap ada semangat itu yang di yang disadari oleh kepala daerah termasuk oleh Pak Gubernur," harapnya.

Sebagai informasi, Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud menjadi perbincangan masyarakat soal renovasi rumah dinas senilai Rp 25 miliar dan pengadaan mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar.

Bahkan, belum lama ini terungkap jika Rudy Mas'ud membeli kursi pijat senilai Rp 125 juta.

Ia menjelaskan bahwa selama menjalankan tugas, dirinya kerap mengemudikan mobil dinas sendiri dengan jarak tempuh yang cukup jauh.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Kembali Hantam Kapal Diduga Terlibat Narkoba, Total Korban Tewas 185 Orang
• 5 jam laludetik.com
thumb
KPAI: Sejumlah Daycare Hanya Berorientasi Bisnis, Pengawasan Harus Diperketat
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
[Foto] Menghabiskan Waktu Akhir Pekan di Taman Bendera Pusaka
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Marc Marquez Crash di MotoGP Spanyol 2026, Begini Kondisinya Sekarang
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Hokkaido Jepang Diguncang GempaM6,0, BMKG: Tak Berdampak ke Indonesia
• 7 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.