Penduduk Asli Digital Dilatih Jadi Agen Rahasia Keamanan Siber

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Anak-anak saat ini adalah penduduk asli digital. Sejak usia sangat dini, mereka berhubungan dengan teknologi dan manfaatnya.

Menurut penelitian publik, setengah (51 persen) anak-anak berusia 8 tahun ke bawah memiliki perangkat seluler sendiri, baik ponsel pintar (smartphone) atau tablet.

Baca Juga :
Sahara Ubah Warung Tradisional jadi Serba Digital
Optimalkan Kekayaan Nasabah Lewat Digital, Bukan Sekadar Proteksi

Karena anak-anak tumbuh besar di dunia digital, membekali mereka dengan kesadaran keamanan siber sejak usia dini menjadi semakin penting.

Pusat Investigasi Siber Kaspersky menawarkan pengalaman langsung bagi anak-anak melalui simulasi interaktif dan misi digital.

Di sini, mereka belajar mengidentifikasi ancaman siber, mempraktikkan penjelajahan yang aman, dan menanggapi skenario keamanan siber nyata, semuanya dalam sesi langsung selama 20 menit.

Aktivitas tersebut dirancang untuk mengembangkan pemikiran kritis, kesadaran digital, dan perilaku online bertanggung jawab dalam lingkungan yang menyenangkan dan menarik. Keberadaan pusat investasi siber ini diharapkan bisa menginspirasi generasi baru pembela digital.

“Kami percaya bahwa keamanan siber bukan hanya tantangan teknologi, tetapi juga tantangan manusia. Semakin awal kita membekali anak-anak dengan kesadaran dan keterampilan untuk menavigasi dunia digital dengan aman, semakin kuat masa depan digital kolektif kita,” kata General Manager Kaspersky untuk India, Jaydeep Singh, Senin, 27 April 2026.

Menurutnya, setiap orangtua saat ini memikirkan bagaimana mempersiapkan anak-anak untuk masa depan yang mengutamakan digital. Ia pun memastikan bahwa anak-anak tidak hanya menyadari dunia digital, tetapi juga dilengkapi untuk menavigasinya dengan aman dan percaya diri.

Pada Maret 2025, Kaspersky telah bermitra dengan KidZania untuk membuka Pusat Investigasi Siber di KidZania Santa Fe di Mexico City, sebuah ruang edukasi interaktif yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang keamanan digital.

Proyek ini mencerminkan komitmen bersama Kaspersky dan KidZania untuk mempromosikan edukasi keamanan siber dan memberdayakan generasi baru pengguna digital yang bertanggung jawab dan berpengetahuan.

Baca Juga :
Dari Firasat ke Fakta berkat Alat Deteksi Dini Digital
Karya Jurnalistik Dieksploitasi Platform Digital dan AI, Pemerintah Percepat Revisi UU Hak Cipta Rampung Tahun Ini
Karya Jurnalistik Bakal Diakui Hak Cipta, Pemerintah Siapkan Skema Royalti

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Faisol Hanif “Turun Jabatan”
• 52 menit laluharianfajar
thumb
Proyek Bayar Tol Tanpa Buka Kaca Masuk Pra Uji Coba, Ini Bocorannya
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ke Museum di Shanghai, Fadli Zon: Contoh Penting Perkuat Jejaring Global
• 5 jam laludetik.com
thumb
Jemaah Haji Asal Gowa Meninggal Dunia di Madinah
• 3 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Eks-Pemain Pro IBL Puji Campus League: Good Movement Sebelum ke Next Level
• 42 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.