Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat Daya, hari ini. Mengawali kunjungan tersebut, Tito meninjau langsung progres terkini pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Barat Daya.
Dalam peninjauan tersebut, Tito didampingi Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya, serta sejumlah pimpinan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP).
Tito pun turut mendapatkan laporan dari Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Papua Barat Corneles Sagrim mengenai progres terkini pembangunan KPP DOB Papua Barat Daya. Selain itu, Mendagri juga berdialog langsung untuk memastikan percepatan pembangunan dapat terus dioptimalkan.
Dalam laporannya, Sagrim menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Kantor Gubernur Papua Barat Daya telah mencapai 100 persen. Begitu pula dengan Kantor DPRP Papua Barat Daya dan Majelis Rakyat Papua Barat Daya yang telah mencapai 100 persen.
"Pekerjaan kick-off pekerjaan pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan DOB Papua Barat Daya sudah dimulai pada bulan September 2024 ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Wakil Presiden ke-13 Bapak Ma'ruf Amin," ujar Sagrim dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).
Menanggapi laporan tersebut, Tito menyampaikan apresiasinya atas progres cepat pembangunan infrastruktur KPP DOB Papua Barat Daya. Dia juga menegaskan bahwa apabila gedung telah siap, maka dapat segera difungsikan. Sebab dengan dioperasionalisasikannya fasilitas tersebut akan membuat penyelenggaraan pemerintahan lebih optimal.
"Kalau seandainya terlalu lama menunggu yang lain juga dipakai, maka takutnya nanti rusak. Tapi kalau [gedung telah dapat] dipakai, di situ ada orang, itu paling tidak bersih-bersih, paling tidak begitu," tutup Tito.
Sebagai informasi, Tito melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Papua Barat Daya. Dalam kunjungan ini, dia dijadwalkan meninjau pelaksanaan sejumlah program perumahan rakyat di daerah tersebut bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
(ega/ega)





