JAKARTA, DISWAY.ID - Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman belakangan ini menjadi pusat perhatian publik usai menerima panggilan untuk menemui presiden.
Dudung Abdurachman mengatakan pemanggilan itu untuk memberikan beberapa masukan mengenai perkembanga isu pertahanan nasional dan internasional.
"Biasanya beliaukan suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat, nasional dan internasional," ujarnya.
Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sendiri dipercaya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional sejak ditunjuk pada tahun 2024.
BACA JUGA:Prabowo Akan Reshuffle Kabinet Hari Ini, Daftar Nama Beredar
Memiliki latar belakang kehidupan yang sederhana, berikut profil dan jejak karier Dudung Abdurachman.
Profil Dudung AbdurachmanDudung Abdurachman merupakan pria kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 19 November 1965.
Ia adalah anak dari pasangan Nasuha dan Nasyati yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Bekangdam III/Siliwangi.
Dudung menempuh pendidikan sekolah dasar di SDN Patrakomala Bandung (1972-1979), kemudian SMP Kartika XIX-1 Bandung (1982), dan pendidikan sekolah menengah atas di SMAN 9 Bandung (1985).
Lalu ia melanjutkan pendidikan di akademi militer (Akmil) dan lulus pada tahun 1988.
BACA JUGA:Nah Lho! Prajurit TNI Korban Pengeroyokan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
Ia juga menempuh pendidikan sipil dan meraih gelar Magister Manajemen di bidang ekonomi/manajemen.
Dudung juga berhasl menyelesaikan pendidikan doktor (S3) Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti tahun 2023 dengan predikat cumlaude.
Jejak Karier Dudung AbdurachmanDudung memulai karier militernya sejak bergabung Akademi Militer (Akmil) dan lulus tahun 1988 dari kecabangan infanteri.
Ia pernah bergabung dalam satuan tempur Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti di Atambua, Nusa Tenggara Timur.
- 1
- 2
- »





